Telegram Rodja Official

Al-Kabaair

Dosa Besar Keempat Puluh Tiga dan Keempat Puluh Empat: Memutuskan Silaturahmi dan Menggambar Makhluk Bernyawa – Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  | 

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab Al-Kabair oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Firanda Andirja, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman lanjutan kajian kitab Al-Kabair yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, yang disampaikan pada Senin sore, 19 Rabiul Akhir 1436 / 9 Februari 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh menjelaskan tentang “Dosa Besar Keempat Puluh Dua (Istri yang Durhaka)“, dan pada kajian kali ini beliau akan menjelaskan tentang “Dosa Besar Keempat Puluh Tiga dan Keempat Puluh Empat (Memutuskan Silaturahmi dan Menggambar Makhluk Bernyawa)“. Semoga bermanfaat.

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Al-Kabair Ini: Dosa Besar Keempat Puluh Tiga dan Keempat Puluh Empat

Dosa Besar Keempat Puluh Tiga: Memutuskan Silaturahmi

Allah Ta’ala berfirman:

وَاتَّقُواْ اللّهَ الَّذِي تَسَاءلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ

“Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain , dan (peliharalah) hubungan silaturahmi.” (QS An-Nisa [4]: 1)

Baca Juga:
Ensiklopedi Larangan dalam Islam: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-5 - TPP: Adab Menuntut Ilmu (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

Allah Ta’ala berfirman:

فَهَلْ عَسَيْتُمْ إِن تَوَلَّيْتُمْ أَن تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ وَتُقَطِّعُوا أَرْحَامَكُمْ، أُوْلَئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَى أَبْصَارَهُمْ

“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikanNya telinga mereka dan dibutakanNya penglihatan mereka.” (QS Muhammad [47]: 22-23)

Dosa Besar Keempat Puluh Empat: Menggambar Makhluk Bernyawa

Di antara dalil yang menjelaskan tentang haramnya menggambar makhluk bernyawa adalah:

Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

من صور صورة كُلِّف أن ينفخ فيها الروح (يوم القيامة) وليس بنافخ

“Barangsiapa yang membuat suatu gambar (makhluk bernyawa), maka ia akana disuruh untuk meniupkan ruh kepadanya (di hari kiamat) padahal ia tidak akan mampu melakukannya.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

أشد الناس عذابا يوم القيامة المصورون، يقال لهم أحيوا ما خلقتم

“Manusia yang paling pedih siksaannya di hari kiamat adalah oara penggambar (makhluk bernyawa). Akan dikatakan kepada mereka, “Hidupkanlah apa yang telah kalian ciptakan”.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Al-Kabair – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Dosa Besar Keempat Puluh Tiga dan Keempat Puluh Empat

Mari sebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan kita semua.

Baca Juga:
Dosa Besar Keenam Belas dan Ketujuh Belas: Persaksian Palsu dan Homoseksual - Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq Al-Badr)
Telegram Rodja Official

5 Comments

  1. Syafri Gunawan

    Senin, 05 Desember 2016 at 1:59 PM

    assalamu alaykum,

    untuk rekaman ini tidak bisa didownload ya? “file not found”.

    terima kasih

    • Radio Rodja

      Senin, 05 Desember 2016 at 3:55 PM

      Wa’alaikumsalam, syukran atas informasinya. Alhamdulillah link sudah kami perbaiki, silakan dicoba kembali

  2. agus faisal

    Rabu, 20 April 2016 at 9:29 AM

    Ustad saya mau nanya bagaimana sikap sya terhadap ortu saya yang melakukan sistem kredit di showroom dengan perantara leasing sedangkan saya belum bisa berpisah dengan orantua saya mohon di jwb

    • Radio Rodja

      Rabu, 20 April 2016 at 1:14 PM

      Saran kami, silakan hal ini Anda konsultasikan dengan Ustadz Erwandi. Silakan bisa ikut tanya-jawab dalam kajian beliau setiap hari kamis pukul 05:30 WIB di Radio Rodja dan Rodja TV.

  3. agus faisal

    Rabu, 20 April 2016 at 8:55 AM

    Bagaimana sikap saya terhadap orang tua saya yang membeli kendaraan dengan cara kredit di show room dengan perantara leasing seperti saat ini.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.