Masjid Al-Barkah

Adab dan Akhlak Seorang Muslim

Makna Tauriyah, Contoh, dan Hukum Bertauriyah (Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.)

By  |  pukul 8:40 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 23 Februari 2015 pukul 9:36 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=11743

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.

Ceramah Adab dan Akhlak Seorang Muslim, yang disampaikan pada Sabtu malam, 3 Jumadal Ula 1436 / 21 Februari 2015 oleh Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry. Pada pertemuan kali ini beliau menyampaikan tentang salah satu adab yang mulia yaitu “Makna Tauriyah, Contoh, dan Hukum Bertauriyah“, setelah sebelumnya menyampaikan masalah keutamaan “Dusta yang Dibolehkan” Silakan downlaod rekaman ceramah yang disampaikan secara live dari Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja ini.

[sc:status-adab-dan-akhlak-seorang-muslim-ustadz-muhammad-nuzul-dzikry-2013]

Ringkasan Ceramah Agama Adab dan Akhlak Seorang Muslim: Makna Tauriyah, Contoh, dan Hukum Bertauriyah

Makna Tauriyah secara bahasa artinya menyembunyikan sesuatu. Adapun secara istilah, makna tauriyah adalah mengucapkan suatu kalimat yang memiliki lebih dari satu makna. Orang yang mendengar akan memahami makna yang dekat, sedangkan si pembicara bermaksud makna yang jauh dengan tujuan mengecoh.

Contoh tauriyah adalah ketika seseorang yang tinggal di Jakarta diajak bertemu oleh temannya, lalu dia malas untuk bertemu. Maka berkatalah dia, “Mohon maaf, saya tidak bisa bertemu hari ini karena saya sedang berada di luar kota.” Orang yang mendengar pasti akan mengira bahwa dia sedang berada di kota yang jauh sepeti Semarang, Surabaya, atau yang lainnya. Padahal dia sedang berada di daerah Bekasi yang sangat dekat dengan Jakata.

Baca Juga:
Keutamaan Orang yang Memelihara Anak Yatim hingga Jadilah untuk Anak Yatim seperti Seorang Bapak yang Penyayang - Hadits 131-140 - Kitab Adabul Mufrad (Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.)

Pembahasan tentang tauriyah ini juga menjadi pembahasan oleh para ulama. Sebagian mereka berpendapat bahwa, apabila di balik tauriyah ada mashlahat syar’i yang kuat dan rajih, maka hukum tauriyah dalam hal ini dibolehkan. Apabila faktor-faktor pendorong di atas tidak ada, maka hukum bertauriyah itu makruh. Namun, apabila ketika seseorang bertauriyah dengan tujuan yang diharamkan maka hukum bertauriyah di sini menjadi haram.

Bagaimana pembahasan mengenai tauriyah ini? Simak selengkapnya bersama Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry di dalam rekaman kajian yang sangat menarik ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Ceramah Agama Adab dan Akhlak Seorang Muslim: Makna Tauriyah, Contoh, dan Hukum Bertauriyah

Jangan lupa share ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Semoga semakin memperbanyak pahala kita dengan semakin banyak Muslimin yang memetik faedah dari ceramah ini.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.