Telegram Rodja Official

Al-Kabaair

Dosa Besar Keenam Puluh Empat dan Keenam Puluh Lima: Minum Menggunakan Bejana Emas dan Perak serta Perdebatan dan Permusuhan – Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  | 

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab Al-Kabair oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Maududi Abdullah, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman lanjutan kajian kitab Al-Kabair yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, yang disampaikan pada Ahad sore, 24 Jumadal Ula 1436 / 15 Maret 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh menjelaskan tentang “Dosa Besar Keenam Puluh Dua dan Keenam Puluh Tiga (Mengakui Orang Lain sebagai Bapak dan Thiyarah)“, dan pada kajian kali ini beliau akan menjelaskan tentang “Dosa Besar Keenam Puluh Empat dan Keenam Puluh Lima (Minum Menggunakan Bejana Emas dan Perak serta Perdebatan dan Permusuhan)“. Semoga bermanfaat.

NB: Mohon maaf, kualitas rekaman audio pada kajian ini kurang begitu bagus

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Al-Kabair Ini: Dosa Besar Keenam Puluh Empat dan Keenam Puluh Lima

Dosa Besar Keenam Puluh Empat: Minum Menggunakan Bejana Emas dan Perak

Di antara dalil yang melarang minum dengan menggunakan bejana emas dan perak adalah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لَا تَلْبَسُوا الْحَرِيرَ وَلَا الدِّيبَاجَ، وَلَا تَشْرَبُوا فِي آنِيَةِ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَا تَأْكُلُوا فِي صِحَافِهِمَا فَإِنَّهَا لَهُمْ فِي الدُّنْيَا وَلَكُمْ فِي الْآخِرَةِ

Baca Juga:
Bab Menghina Pembantu dan Budak hingga Bab Memberikan Nafkah kepada Budak dan Pembantu Bernilai Sedekah - Hadits 189-197 - Kitab Adabul Mufrad (Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.)

“Janganlah kalian menggunakan pakaian yang terbuat dari sutra dan, dan janganlah kalian minum dari bejana emas dan perak, dan jangan pula makan darinya. Karena sesungguhnya hal itu untuk orang-orang kafir di dunia dan untuk kalian di akhirat.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dosa Besar Keenam Puluh Lima: Perdebatan dan Permusuhan

Allah Ta’ala berfirman:

وَمِنَ النَّاسِ مَن يُعْجِبُكَ قَوْلُهُ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيُشْهِدُ اللّهَ عَلَى مَا فِي قَلْبِهِ وَهُوَ أَلَدُّ الْخِصَامِ، وَإِذَا تَوَلَّى سَعَى فِي الأَرْضِ لِيُفْسِدَ فِيِهَا وَيُهْلِكَ الْحَرْثَ وَالنَّسْلَ وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الفَسَادَ

“Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. Dan apabila ia berpaling (dari kamu), ia berjalan di bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanam-tanaman dan binatang ternak, dan Allah tidak menyukai kebinasaan.” (QS Al-Baqarah [2]: 204-205)

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Al-Kabair – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Dosa Besar Keenam Puluh Empat dan Keenam Puluh Lima

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan kita semua.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.