Rodja Peduli

Al-Kabaair

Dosa Besar Ketujuh Puluh Empat hingga Ketujuh Puluh Enam: Melakukan Dosa di Tanah Suci, Meninggalkan Shalat Jumat, dan Membocorkan Rahasia Kaum Muslimin – Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  |  pukul 7:10 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 07 April 2015 pukul 6:42 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=12683

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab Al-Kabair oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abu ‘Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman lanjutan kajian kitab Al-Kabair yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, yang disampaikan pada Senin sore, 15 Jumadal Akhirah 1436 / 5 April 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh menjelaskan tentang “Dosa Ketujuh Puluh Satu hingga Ketujuh Puluh Tiga“, dan pada kajian kali ini beliau akan menjelaskan tentang “Dosa Besar Ketujuh Puluh Empat hingga Ketujuh Puluh Enam (Melakukan Dosa di Tanah Suci, Meninggalkan Shalat Jumat, dan Membocorkan Rahasia Kaum Muslimin)“. Semoga bermanfaat.

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Al-Kabair Ini: Dosa Besar Ketujuh Puluh Empat hingga Ketujuh Puluh Enam

Dosa Ketujuh Puluh Empat: Melakukan Dosa di Tanah Suci

Allah Ta’ala berfirman:

وَالْمَسْجِدِ الْحَرَامِ الَّذِي جَعَلْنَاهُ لِلنَّاسِ سَوَاء الْعَاكِفُ فِيهِ وَالْبَادِ وَمَن يُرِدْ فِيهِ بِإِلْحَادٍ بِظُلْمٍ نُذِقْهُ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ

Baca Juga:
Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Hadits 1368-1373 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

“Dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih.” (QS Al-Hajj [22]: 25)

Dosa Ketujuh Puluh Lima: Meninggalkan Shalat Jumat

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada orang-orang yang meninggalkan shalat Jum’at:

لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آمُرَ رَجُلا يُصَلِّي بِالنَّاسِ، ثُمَّ أُحَرِّقَ عَلَى رِجَالٍ يَتَخَلَّفُونَ عَنِ الْجُمُعَةِ بُيُوتَهُمْ

“Ingin rasanya aku memerintahkan seseorang untuk memimpin shalat (berjamaah) kemudian aku membakar rumah orang-orang yang meninggalkan shalat Jumat.” (HR Muslim)

Dosa Ketujuh Puluh Enam: Membocorkan Rahasia Kaum Muslimin

Di dalam bab ini terdapat hadits Hathib bin Abi Balta’ah, yang akan dibunuh oleh Umar radhiyallahu ‘anhu kerena perbuatannya (membocorkan rahasia kaum muslimin). Akan tetapi, hal tersebut dicegah oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena Hathib termasuk sahabat yang ikut dalam Perang Badar.

Hal ini karena tindakannya yang memata-matai akan melemahkan agama Islam dan kaum muslimin. Kaum muslimin akan dibantai, ditawan, dan dirampas harta bendanya. Orang seperti ini termasuk di antara orang-orang yang melakukan kerusakan di atas muka bumi, menghancurkan wanita dan generasi penerus. Sehingga ia layak dibunuh dan akan merasakan adzab dari Allah.

Baca Juga:
Keutamaan Istighfar dan Perintah untuk Melakukannya - Bagian ke-3 - Bab 371 - Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-Badr)

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Al-Kabair – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Dosa Besar Ketujuh Puluh Empat hingga Ketujuh Puluh Enam

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan kita semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.