Telegram Rodja Official

Bab Menaati Ulama dan Umara dalam Mengharamkan yang Halal dan Sebaliknya Berarti Mempertuhankan Mereka – Bagian ke-4 – Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

By  |  pukul 7:10 pm

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 29 Jumadil akhir 1436 / 18 April 2015 pukul 9:10 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=13014

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama dari pembahasan kitab Al-Qaulul Mufiid, yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar. Pada pertemuan sebelumnya beliau menjelaskan tentang Bab Menaati Ulama dan Umara dalam Mengharamkan yang Halal dan Sebaliknya Berarti Mempertuhankan Mereka (Bagian ke-3), dan pada ceramah agama ini, beliau akan menjelaskan tentang Bab Menaati Ulama dan Umara dalam Mengharamkan yang Halal dan Sebaliknya Berarti Mempertuhankan Mereka (Bagian ke-4). Ini adalah rekaman dari siaran live yang berlangsung di Radio Rodja dan RodjaTV pada Jumat sore, 27 Jumadal Akhirah 1436 / 17 April 2015. Semoga bermanfaat.

Program Kajian Kitab Al-Qaulul Mufid 'ala Kitabit Tauhid - Ustadz Abu Haidar As-Sundawy di Radio Rodja dan RodjaTV

Status program Kajian Kitab Al-Qaulul Mufid: Telah Selesai

Untuk memperoleh keutamaan menuntut ilmu, silakan Anda dapat turut hadir langsung pada kajian ini di: Masjid Darul Ihsan Telkom, Gegerkalong, Bandung

Baca Juga:  Bantahan Bagi Yang Mengingikari Nikmat Melihat Allah - Kitab Al-Ibanah

Ringkasan Kajian Kitab Qaulul Mufid

Ada penjelasan tentang tiga golongan manusia yang Allah kelompokan tentang orang-orang yang berhukum dengan hukum yang tidak diturunkan oleh Allah Ta’ala, sebutan tersebut adalah:

1. Kafir
Hal ini sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 44, Allah Ta’ala berfirman:

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

“Barangsiapa yang tidak berhukum dengan hukum yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.”

2. Zalim
Hal ini sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 45, Allah Ta’ala berfirman:

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.”

Baca Juga:  Faidah dari Kisah Orang yang Kufur Nikmat - Bagian ke-1 - Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

3. Fasiq
Hal ini sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 47, Allah Ta’ala berfirman:

وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللّهُ فَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

“Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.”

Simak selengkapnya penjelasan tentang “Bab Menaati Ulama dan Umara dalam Mengharamkan yang Halal dan Sebaliknya Berarti Mempertuhankan Mereka”, oleh Ustadz Abu Haidar hafidzahulllah melalui rekaman audio yang kami sediakan. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kitab Qaulul Mufid

Jangan lupa untuk turut berbagi link donwload ceramah ini ke Facebook, Twitter, dan Google+, semoga bermanfaat bagi amal kita dan saudara Muslimin kita.

Baca Juga:  Keutamaan Umar, Utsman, dan Ali radhiyallahu 'anhum - Kitab Al-Intishar (Ustadz Badrusalam, Lc.)
Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.