Telegram Rodja Official

Sebuah Dalil Tidak Dianggap Jika Berbenturan dengan Tashrih – Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.)

By  |  pukul 12:19 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 27 Rabiul awwal 1437 / 07 Januari 2016 pukul 1:27 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=18136

Kajian kaidah fiqih oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman dari pelajaran Kaidah Fiqih yang disampaikan oleh Ustadz Kurnaedi pada Kamis pagi, 27 Rabiul Awwal 1437 / 7 Januari 2015 di Radio Rodja dan RodjaTV. Kajian ini membahas buku “Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami” karya Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf hafidzahullah.

Pada pertemuan yang lalu, Ustadz Kurnaedi telah menjelaskan kaidah fiqih yang berbunyi “Keberlangsungan Sebuah Amalan Lebih Kuat dari Sekedar Memulai“, dan pada pertemua kali ini, beliau akan menyampaikan tentang kaidah fiqih yang menjelaskan tentang “Sebuah Dalil Tidak Dianggap Jika Berbenturan dengan Tashrih“. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Kajian Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami

Sebuah Dalil Tidak Dianggap Jika Berbenturan dengan Tashrih

Pada kajian kali ini, Ustadz Kurnaedi akan membahas kaidah fiqih yang berbunyi:

Baca Juga:  Sebab-Sebab Yang Mendatangkan Keringanan dalam Syariat

لَا عِبْرَةَ لِلدَّلَالَةِ فِي مُقَابَلَةِ التَّصْرِيحِ

“Sebuah dalil tidak dianggap jika berbenturan dengan tashrih”

Kaidah berkutnya yang dibahas di dalam kajian kali ini adalah, kaidah fikih yang berbunyi:

لَا عِبْرَةَ بِالظَّنِّ الْبَيِّنِ خَطَؤُهُ

“Persangkaan/perkiraan tidak dianggap apabila sudah jelas kesalahannya.”

Silakan simak kajian selengkapnya yang berkaitan dengan kaidah “Sebuah Dalil Tidak Dianggap Jika Berbenturan dengan Tashrih” dan contoh penerapannya di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi ini. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kaidah Fiqih: Sebuah Dalil Tidak Dianggap Jika Berbenturan dengan Tashrih

Jangan lupa untuk turut membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang besar.

Baca Juga:  Mengenal 5 Hukum Fikih (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)
Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.