Rodja Peduli

Al-Ishbah

Ahlussunnah wal Jamaah Mengingatkan Agar Tidak Menjadikan Agama Sebagai Wasilah Menggapai Dunia – Al-Ishbah (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

By  |  pukul 10:09 am

Terakhir diperbaharui: Selasa, 13 Juli 2021 pukul 11:16 am

Tautan: http://rodja.id/1n4

Kajian Islam oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab “الإصباح في بيان منهج السلف في التربية والإصلاح” atau biasa disebut dengan “Al-Ishbah fi Bayani Manhajis Salaf fi Tarbiyah wal Ishlah” karya Syaikh Abdullah bin Shalih Al-‘Ubailan hafidzahullah, yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. Kitab ini berisi penjelasan tentang kaidah-kaidah Manhaj Salaf dalam tarbiyah dan islah (perbaikan). Kajian ini disampaikan di Radio Rodja dan RodjaTV, pada Kamis pagi, 14 Muharram 1439 H/ 05 Oktober 2017 M.

Pada kajian kali ini Ustadz Kurnaedi akan menyampaikan pembahasan tentang “Ahlussunnah wal Jamaah Mengingatkan Agar Tidak Menjadikan Agama Sebagai Wasilah Menggapai Dunia“. Semoga bermanfaat.

Download juga kajian sebelumnya: Ahlussunnah wal Jamaah Loyal dan Membenci Karena Allah – Al-Ishbah

Ringkasan Kajian Kaidah manhaj Salaf dalam Tarbiyah dan Islah: Ahlussunnah wal Jamaah Mengingatkan Agar Tidak Menjadikan Agama Sebagai Wasilah Menggapai Dunia

Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, dari hadits Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,

Baca Juga:
Pernikahan Yang Paling Baik

تَعِسَ عَبْدُ الدِّيْنَارِ تَعِسَ عَبْدُ الدِّرْهَمِ، تَعِسَ عَبْدُ الْخَمِيْصَةِ تَعِسَ عَبْدُ الْخَمِيْلَةِ إِنْ أُعْطِيَ رَضِيَ وَإِنْ لَمْ يُعْطَ سَخِطَ

Celakalah hamba dinar, celakalah hamba dirham, celakalah hamba khamisah dan khamilah (sejenis pakaian yang terbuat dari wool/sutera). Jika diberi ia senang, tetapi jika tidak diberi ia marah” (HR. Bukhari).

Sohibul bid’ah beramah bukan karena agama dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, tetapi karena hawa nafsu. Ulama berkata bahwa mereka berpaling dari kebenaran yang menyelisihi hawa nafsunya. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala. Orang semacam ini berhak mendapat sanksi di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, diantara kaum salaf yang mengatakan kefasikan orang-orang khawarij dan semisal mereka sebagaimana diriwayatkan dari Sa’ad bin Abi Waqqash, yakni mereka menta’wilkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala tentang mereka dimana Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Tidak ada yang disesatkan oleh Allah kecuali orang-orang yang fasik.”

Seorang muslim, bisa jadi berperang, berjihad melawan orang-orang kafir tetapi dasarnya bukan karena ikhlas. Bisa jadi karena ingin dipuji, karena fanatisme, atau juga bisa karena riya’. Itu semua tidak disebut di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Lalu bagaimana dengan ahlul bid’ah yang mereka berperang dan berseteru bukan atas nama agama, tetapi karena membela bid’ah, membela sesuatu yang salah.

Ulama mengatakan, “Syahwat tersembunyi dapat merusak orang dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Juga dalam upaya mengikhlaskan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala”.

Baca Juga:
Macam-Macam Keringanan Yang Diberikan Syariat

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:

عَنِ ابْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ الْأَنْصَارِيِّ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ :قَالَ رَسُولُ الله ِn: مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلاَ فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ

Dari Ka’b bin Malik, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda, “Tidaklah dua ekor serigala yang lapar dilepas di tengah sekawanan kambing lebih merusak daripada merusaknya seseorang terhadap agamanya karena ambisinya untuk mendapatkan harta dan kedudukan.”

Dari hadits di atas, dapat diambil kesimbulan bahwa ambisi seseorang dengan wasilah agama untuk mendapatkan dunia jauh lebih merusak dari pada dilepaskannya serigala yang lapar dan dilepas di tengah sekawanan kambing. Padahal serigala tersebut pasti akan menyerang domba dan membahayakan.

Download Kajian Kaidah manhaj Salaf dalam Tarbiyah dan Islah: Ahlussunnah wal Jamaah Mengingatkan Agar Tidak Menjadikan Agama Sebagai Wasilah Menggapai Dunia


Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Baca Juga:
Dalil-Dalil dari Penjelasan Para Ulama - Syarah 'Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah (Ustadz Yazid 'Abdul Qadir Jawas)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.