Masjid Al-Barkah

Shahiih Al-Bukhaari

Bab Memasukkan Air Kedalam Hidung – Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 1:49 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 19 Januari 2018 pukul 9:17 pm

Tautan: http://rodja.id/1p7

Bab Memasukkan Air Kedalam Hidung – Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.) adalah ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Pada kajian kali ini Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. membawakan pembahasan Bab ke-26 yang terdapat pada halaman 53 dari Kitab Shahih Bukhari. Untuk download Kitab Shahih Bukhari, silahkan klik download.

Download juga kajian sebelumnya: “Bab Larangan Istinja Dengan Tangan Kanan – Hadits 153 – Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Ringkasan Bab Memasukkan Air Kedalam Hidung – Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

– حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ يُوسُفَ قَالَ: أَخۡبَرَنَا مَالِكٌ، عَنۡ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الۡأَعۡرَجِ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمۡ فَلۡيَجۡعَلۡ فِي أَنۡفِهِ ثُمَّ لِيَنۡثُرۡ، وَمَنِ اسۡتَجۡمَرَ فَلۡيُوتِرۡ، وَإِذَا اسۡتَيۡقَظَ أَحَدُكُمۡ مِنۡ نَوۡمِهِ فَلۡيَغۡسِلۡ يَدَهُ قَبۡلَ أَنۡ يُدۡخِلَهَا فِي وَضُوئِهِ، فَإِنَّ أَحَدَكُمۡ لَا يَدۡرِي أَيۡنَ بَاتَتۡ يَدُهُ). [طرفه في: ١٦١].

‘Abdullah bin Yusuf telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Malik mengabarkan kepada kami, dari Abuz Zinad, dari Al-A’raj, dari Abu Hurairah: Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang kalian berwudhu`, maka masukkan air di hidungnya kemudian keluarkan. Dan barangsiapa bersuci menggunakan batu, maka ganjilkanlah jumlahnya. Dan jika salah seorang kalian bangun tidur, cucilah tangannya sebelum memasukkan ke dalam tempat air, karena kalian tidak tahu di mana tangannya bermalam.
Hadits ini, menjelaskan tentang perintah memasukkan air dalam hidung (istinsyaq) dan mengeluarkannya (istintsar). Dimana pedapat yang paling kuat yakni pendapat Imam Ahmad, hukumnya adalah wajib. Pertama, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan sekalipun dalam wudhunya untuk kumur-kumur, istinsyaq dan istintsar. Tidak pernah pula seorang sahabat pun yang mencontohkan tentang wudhu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka meninggalkan hal ini. Kedua, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan istinsyaq dan istintsar dalam rangka mempraktikkan perintah Allah subhanahu wa ta’ala.
Dan secara kesehatan, perkara istinsyaq dan istintsar ini sangatlah berfaidah. Dalam satu riwayat yang lain, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kita untuk bersungguh-sungguh untuk menghirup air ke hidung. Dalam riwayat Abu Dawud Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dan bersungguh-sungguhlah menghirup air kehidung itu“.
Jika belum terbiasa, hal ini akan terasa sakit. Tapi إن شاء الله jika dibiasakan tidak akan terasa sakit dan bahkan itu akan bermanfaat untuk otak kita.
Lalu dalam riwayat Abu Dawud, dari hadits Ibnu Abbas, bahwa Ibnu Abbas ketika mencontohkan mengeluarkan air (istintsar), beliau mengeluarkan air dari tangan kirinya. Beliau memasukkan air (istinsyaq) dengan cara berkumur-kumur langsung memasukkan air dengan satu telapak tangan. Kemudian dikeluarkan dengan tangan kirinya. Inilah sunnah yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Download MP3 Ceramah Agama tentang Bab Memasukkan Air Kedalam Hidung – Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)


Mari turut membagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama tentang Bab Memasukkan Air Kedalam Hidung – Kitab Shahih Bukhari ini melalui jejaring sosial Facebook, TwitterGoogle+ dan yang lainnya agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala membalas kebaikan Anda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.