Telegram Rodja Official

Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan Dengan Keraguan – Kaidah Fikih

By  |  pukul 10:03 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 12 Ramadhan 1440 / 17 Mei 2019 pukul 4:21 pm

Tautan: https://rodja.id/1vi

Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan Dengan Keraguan merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz DR. Musyaffa Ad-Dariny, M.A. dalam pembahasan Kitab Qawaa’idul Fiqhiyyah (Mukadimah Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fikih Islam) karya Ustadz Ahmad Sabiq Bin Abdul Lathif Abu Yusuf. Kajian ini disampaikan pada 27 Sya’ban 1439 H / 14 Mei 2018 M.

Status Program Kajian Kaidah Fikih

Status program kajian Kaidah Fikih: AKTIF. Mari simak program kajian ilmiah ini di Radio Rodja 756AM dan Rodja TV setiap Senin pagi, pukul 05:30 - 07:00 WIB.

Baca Juga:  Kedudukan Wanita dalam Islam - Bagian ke-2 - Tuntunan Praktis Fiqih Wanita (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Download kajian sebelumnya: Bolehkan Kaidah Fikih Dijadikan Dalil?

Kajian Islam Ilmiah Tentang Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan Dengan Keraguan – Kaidah Fikih

Pada kajian kali ini, masih dibahas tentang turunan dari kaidah yang pertama sampai menit ke-33. Lalu setelah itu Ustadz masuk ke kaidah yang ke-2. Kaidah tersebut sangat terkenal dan sangat bermanfaat bagi kita semuanya. Kaidah ini berbunyi, “keyakinan seseorang tidak bisa dihilangkan dengan keraguan”.

Yang dimaksud dengan keyakinan adalah kemantapan hati. Kemantapan hati yang tidak menyisakan keraguan sama sekali. Keyakinan hanya bisa dihilangkan dengan keyakinan baru yang lainnya. Dan kita harus tahu bahwa yang dimaksud dengan keraguan adalah keraguan yang datang belakangan. Keraguan yang datang belakangan tidak bisa mengganggu atau menghilangkan keyakinan sebelumnya. Sampai keraguan tersebut menjadi keyakinan yang baru. Kalau keraguan tersebut sudah berubah menjadi keyakinan, maka baru bisa mengubah keyakinan yang lama.

Baca Juga:  Tafsir Surat Al-Fatihah

Kita harus tahu bahwa sesuatu yang diketahui oleh seseorang itu kemungkinannya bertingkat-tingkat. Dan keyakinan adalah kemungkinan dengan tingkatan pasti. Ini adalah tingkatan yang paling tinggi. Seseorang yang bisa memastikan, berarti dia meyakini hal tersebut. Kemudian setelah itu ada kemungkinan besar. Perbandingannya misalnya adalah 49:51. Yang 51 itulah kemungkinan besar. Kemudian derajat yang ketiga adalah syak. Asy-Syak ini kemungkinannya fifty-fifty. Ketika seseorang ragu dengan kemungkinan yang sama, itu disebut dengan keraguan ini. Lalu derajat yang keempat adalah al wahm (persangkaan lemah). Yaitu ketika kemungkinannya kecil.

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download mp3 Ceramah Agama Islam Tentang Keyakinan Tidak Bisa Dihilangkan Dengan Keraguan – Kaidah Fikih

Baca Juga:  Penerapan Kaidah "Keadaan Terpaksa Membolehkan Sesuatu yang Terlarang" - Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Download: Khutbah Jumat, Ceramah Agama, Khutbah Idul Adha, kultum, ceramah singkat

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.