Telegram Rodja Official

Aqidah Para Fuqaha Tentang Tauhid

By  |  pukul 9:19 am

Terakhir diperbaharui: Selasa, 19 Rabiul awwal 1440 / 27 November 2018 pukul 6:59 pm

Tautan: https://rodja.id/21v

Aqidah Para Fuqaha Tentang Tauhid merupakan kajian Islam yang disampaikan oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. dalam pembahasan Syarah Aqidah Thahawiyah karya Imam Ath-Thahawi rahimahullah. Kajian ini disampaikan pada 4 Muharram 1440 H / 14 September 2018 M.

Status Program Kajian Kitab Syarah Aqidah Thahawiyah

Status program Kajian Syarah Aqidah Thahawiyah: AKTIF. Mari simak program kajian ilmiah ini di Radio Rodja 756AM dan Rodja TV setiap Jum'at pagi, pukul 06:00 - 07:30 WIB.

Download kajian sebelumnya: Kesalahan Ahlul Filsafat Memahami Al-Qur’an

Kajian Tentang Aqidah Para Fuqaha Tentang Tauhid – Syarah Aqidah Thahawiyah

Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi rahimahullah menyebutkan aqidah ahlussunnah wal jama’ah berlandaskan madzhabnya para fuqaha dari kalangan Abu Hanifah dan juga murid beliau Abu Yusuf. Begitu juga murid beliau Muhammad bin Hasan Asy-Syaibani. Semoga Allah meridhai mereka semua.

Baca Juga:  Hak Dakwah - Bagian ke-1 - Tabshiratul Anam (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

Kami ahlussunnah wal jama’ah mengatakan tentang tauhid kepada Allah dengan penuh keyakinan dengan pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala, sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala adalah Esa. Tidak ada sekutu baginya. Tidak ada sesuatu yang semisal denganNya. Dan tidak ada suatupun yang melemahkanNya. Tidak ada Illah yang berhak diibadahi selain Allah subhanahu wa ta’ala.

Kenapa Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi rahimahullah memulai pembahasan aqidah di dalam kitab beliau ini yang berkaitan dengan tauhid? Hal ini karena perkara tauhid merupakan perkara yang paling utama dan pertama wajib untuk dipelajari. Perkara tauhid adalah perkara yang paling besar. Sehingga kewajiban yang paling utama bagi setiap bagi individu muslim adalah mempelajari tauhid dan mengamalkannya.

Baca Juga:  Mengacau Keamanan Bukan Bagian dari Islam (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Apa yang dimaksud dengan tauhid?

Kalimat tauhid berasal dari kata wahhada-yuwahhidu yang artinya secara bahasa adalah menjadikannya Esa, satu. Akan tetapi istilah tauhid yang sesungguhnya adalah kalimat yang mencakup makna penafian dan penetapan. Baru setelah itu makna kalimat tauhid yang sesungguhnya. Dalam hal ini ada yang dinafikan (ditiadakan) dan ada yang ditetapkan. Sehingga tidak sempurna tauhid seseorang kecuali dia mengimani dan meyakini bahkan tidak sah tauhid seseorang jika dia masih meyakini ada sembahan selain Allah yang diibadahi bersama Allah.

Kita mendapati kalimat tauhid لااله الا الله, ada yang menafikan dan ada yang menetapkan. Yang dinafikan adalah sesembahan selain Allah karena tidak berhak diibadahi kemudian yang ditetapkan adalah Allah karena Allah lah yang berhak diibadahi.

Baca Juga:  Kasih Sayang Allah Melalui Ujian - Posko Rodja Peduli Palu

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download MP3 Kajian Tentang Aqidah Para Fuqaha Tentang Tauhid – Syarah Aqidah Thahawiyah

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.