Rodja Peduli

Khutbah Jumat

Khutbah Jumat: Bahasa Arab Adalah Syiar Islam

By  |  pukul 1:36 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 13 September 2021 pukul 10:12 am

Tautan: https://rodja.id/36z

Bahasa Arab Adalah Syiar Islam ini merupakan rekaman khutbah Jum’at yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor, pada Jum’at, 2 Safar 1443 H / 10 September 2021 M.

Khutbah Pertama – Bahasa Arab Adalah Syiar Islam

Di antara yang termasuk ketakwaan adalah mengagungkan syiar-syiar Allah. Allah Ta’ala berfirman:

وَمَن يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى الْقُلُوبِ

Siapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya ia termasuk ketakwaan hati.” (QS. Al-Hajj[22]: 32)

Syiar Allah adalah merupakan syi’ar Islam yang harus kita tampakkan, kita agungkan dan wajib setiap muslim untuk menghormatinya. Di antara syiar Islam yaitu bahasa Arab. Sesungguhnya ia adalah merupakan syi’ar Islam. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata:

إن اللسان العربي شعار الإسلام وأهله

“Sesungguhnya bahasa arab adalah syi’ar Islam dan umat Islam.” (Iqtidha shirat al mustaqim)

Ia adalah bahasa Al-Qur’an dan hadits. Allah berfirman:

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur’an yang berbahasa Arab...” (QS. Yusuf[12]: 2)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

قُرْآنًا عَرَبِيًّا غَيْرَ ذِي عِوَجٍ لَّعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Itulah Al-Qur’an yang berbahasa Arab, yang tidak ada padanya kebengkokan…” (QS. Az-Zumar[39]: 28)

Baca Juga:
Khusus Tanya Jawab

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pun berbicara bahasa Arab, hadits-hadits Rasulullah berbahasa Arab, demikian pula kitab-kitab para ulama semuanya berbahasa Arab. Maka dari itulah para ulama mengatakan bahwasanya mempelajari bahasa Arab adalah kewajiban setiap muslim.

Ini dia Al-Imam Asy-Syafi’i Rahimahullah, beliau berkata:

على كل مسلم أن يتعلم من لسان العرب ما بلغه جهده في أداء فرضه كما عليه أن يتعلم الصلاة والأذكار

“Wajib atas setiap muslim mempelajari bahasa Arab sesuai kemampuannya dalam melaksanakan kewajiban sebagaimana wajibnya ia mempelajari shalat dan dzikir dzikirnya.” (Al-Hawi 16/120)

Ini dia ‘Umar bin Khaththab Radhiyallahu ‘Anhu, khalifah yang kedua dari Khulafaur Rasyidin, beliau berkata:

تعلموا العربية وعلموها الناس

“Pelajari oleh kalian bahasa Arab dan ajarkan kepada manusia.”

Al-Mawardi mengatakan:

معرفة لسان العرب فرض على كل مسلم من مجتهد وغير مجتهد

“Mempelajari bahasa Arab itu wajib atas setiap muslim baik ia mujtahid atau bukan mujtahid. (Al Hawi 16/120)

Maka seseorang yang mencintai bahasa Arab karena ia mengetahui bahwasanya Al-Qur’an bahasa Arab, hadits bahasa Arab, maka ia termasuk kecintaan yang berasal dari keimanan. Mengagungkan bahasa Arab termasuk syiar Islam dan mengagungkan syiar-syiar Allah ‘Azza wa Jalla.

Maka kewajiban setiap kita berusaha semaksimal mungkin bagaimana kita bisa mempelajari bahasa Arab. Kalau Antum saja masyaAllah semangat belajar bahasa Inggris dan yang lainnya, kenapa kita tidak semangat untuk belajar bahasa Arab?

Baca Juga:
Pelajaran Bahasa Arab: Durusul Lughah 2, Halaman 97-99 - Ad-Darsu Ar-Rabi'a 'Asyara - Latihan 3-4 (Ustadz Hamzah Abbas, Lc.)

Yang musibah adalah orang yang mengatakan bahwasanya menyebarkan bahasa Arab adalah salah satu ciri teroris. Ini adalah ucapan yang diucapkan oleh orang-orang yang menginginkan agar umat Islam tidak paham Al-Qur’an dan hadits. Karena memahami Al-Qur’an adalah kewajiban setiap muslim. Tidak mungkin kita bisa memahami Al-Qur’an dan hadits bila tidak memahami bahasa Arab dengan benar, saudaraku sekalian.

Masuknya berbagai macam pemikiran yang sesat ke dalam Islam, di antaranya adalah akibat kebodohan terhadap bahasa Arab. Sehingga akhirnya banyak penyimpangan-penyimpangan pemikiran, pemahaman yang nyeleneh, ini akibat tidak faham bahasa Arab. Munculnya firqah-firqah yang menolak nama-nama Allah dan sifat-sifatNya, banyak di antara mereka akibat tidak paham hakikat bahasa Arab.

Makanya sungguh sangat aneh bila ada orang yang mengatakan bahwasanya bahasa Arab itu syiar teroris. Ini merupakan bahasa Al-Qur’an!

Siapapun yang ingin memperdalam agama Allah, siapapun yang ingin terjun dalam medan dakwah, siapapun dia yang memposisikan dirinya sebagai seorang Ustadz, wajib dia belajar bahasa Arab. Karena tugasnya adalah memahamkan umat tentang Al-Qur’an dan haditst. Lalu bagaimana akan memahamkan kepada umat tentang Al-Qur’an dan hadits sementara ia tidak paham bahasa Arab? Aib dan tercela seorang Ustadz ternyata ia tidak bisa bahasa Arab. Dan tidak layak Ustadz yang tidak bisa bahasa Arab untuk diambil ilmunya. Karena itu adalah merupakan fardhu ‘ain buat dirinya.

Baca Juga:
Hukum Shalawat Dalam Sujud - Kitab Bulughul Maram (Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc.)

Khutbah Jumat kedua – Bahasa Arab Adalah Syiar Islam

Ummatal Islam.. Bukankah kita dapati dalam Al-Qur’an perintah untuk mentadaburi ayat-ayat Al-Qur’an? Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ…

Tidakkah mereka mentadabburi Al-Qur’an?” (QS. Muhammad[47]: 24)

Mungkinkah kita bisa mentadabburi Al-Qur’an sementara kita tidak paham bahasa Arab? Tentu jawabnya tidak mungkin, saudaraku. Sebatas membaca terjemahannya tidak mungkin kita sampai kepada hakikat kehebatan dan balaghah yang sangat tinggi dari Al-Qur’an.

Banyak orang yang hanya sebatas membaca terjemah, ternyata ia kemudian pemahamannya menyimpang. Karena terjemahan hanya mewakili 80% dari bahasa aslinya. Adapun bahasa Arab, kalau kita pahami betul insyaAllah itu akan sangat membantu kita untuk mentadaburi Al-Qur’an, memahami Al-Qur’an, memahami hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Oleh karena itulah ‘Ali bin Abi Thalib memerintahkan Abul Aswad Ad-Duali untuk meletakkan ilmu nahwu dan sharaf dalam rangka melindungi Al-Qur’an dan hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Karena saat itu banyak orang-orang yang masuk Islam tidak bisa bahasa Arab, akhirnya terjadi kesalahan ketika membaca Al-Qur’an dan hadits. Maka ‘Ali khawatir kalau tidak diletakkan ilmu bahasa Arab, maka mereka akan salah dan kesalahan itu akan terus diwariskan kepada generasi setelahnya.

Maka ‘Ali memerintahkan Abul Aswad Ad-Duali untuk meletakkan ilmu bahasa Arab dalam rangka,

دفاعا عن القرآن والحديث

Baca Juga:
Larangan Menggunakan Logika dalam Menetapkan Hukum-Hukum Agama - Poin 74-77 - Kitab Al-Ibanah Ash-Shughra (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

“Pembelaan terhadap Al-Qur’an dan hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”

Maka orang yang mempelajari bahasa Arab berarti dia sudah punya andil untuk membela Al-Qur’an dan hadits, saudaraku.

Download mp3 Khutbah Jumat

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download “Bahasa Arab Adalah Syiar Islam” ini kepada saudara Muslimin kita baik itu melalui Facebook, Twitter, atau yang lainnya. Semoga menjadi pembukan pintu kebaikan bagi kita semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.