Renovasi Masjid

Ada Apa dengan Remaja

Memahami Perubahan pada Remaja

By  |  | https://rodja.id/5nl

Memahami Perubahan pada Remaja merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsaary dalam pembahasan Ada Apa dengan Remaja. Kajian ini disampaikan pada Selasa, 21 Dzulhijjah 1446 H / 17 Juni 2025 M.

Kajian Tentang Memahami Perubahan pada Remaja

Poin yang ketiga dari pembahasan cara menyikapi prilaku negatif remaja, yaitu yakinlah bahwa mereka sebenarnya sedang mengalami perubahan. Manusia itu berubah, tidak berhenti atau tetap dalam satu kondisi saja. Kita pun mengalami fase demi fase dalam kehidupan. Allah Subḥanahu wa Taʿala berfirman:

لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَنْ طَبَقٍ

“Sungguh, kamu akan melalui tahap demi tahap (dalam kehidupan).” (QS. Al-Insyiqaq [84]: 19)

Seperti halnya bulan yang mulai muncul sebagai bulan sabit, lalu menjadi purnama, dan akhirnya kembali menjadi sabit lagi begitulah kehidupan manusia. Kita menapaki tahapan-tahapannya. Demikian pula anak-anak kita. Dahulu mereka adalah bocah kecil, seorang anak yang sangat terbatas dalam segala hal, baik dalam hal berpikir, memahami, dan sebagainya. Sekarang, mereka mulai beranjak memasuki masa remaja. Janganlah kita memandang mereka sebagai orang dewasa, karena sejatinya mereka belum dewasa.

Namun, di sisi lain, kita juga tidak boleh memperlakukan mereka seperti bocah kecil, karena mereka telah memasuki masa remaja, telah mencapai usia baligh, dan telah bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. Maka, para pendidik baik orang tua maupun guru harus bijak dalam menyikapi mereka. Mereka sebenarnya sedang mengalami perubahan dalam hidup, karena adanya perkembangan dan kegelisahan yang terjadi pada diri mereka. Manusia, ketika mengalami perubahan pada dirinya, akan mengalami kegamangan, dan pencarian jati diri. Mereka masih bertanya, “Siapa saya sebenarnya?” Yang pasti, mereka belum siap untuk menjadi orang dewasa, mereka belum memiliki pemikiran dewasa dan matang.

Maka di sini, pendidik harus bersabar, bersikap santun, dan penuh kasih sayang dalam menuntun mereka membawa mereka ke tahapan yang lebih tinggi, yaitu kedewasaan. Mendidik seseorang untuk menjadi dewasa bukanlah perkara mudah, apalagi latar belakang mereka adalah anak-anak yang dahulu masih dalam fase bocah kecil. Membawa mereka ke tahapan yang lebih tinggi, menjadi manusia dewasa, tentu tidak mudah. Masa remaja berlangsung selama sepuluh tahun, dari usia 10 hingga 20 tahun. Dimulai dari masa awal, tengah, hingga akhir remaja. Di sinilah peran orang tua menjadi sangat penting: mengawal, menuntun, dan membimbing mereka.

Jangan bertindak secara sporadis, sehingga remaja tidak memahami apa yang diinginkan oleh orang tua. Orang tua mungkin memiliki ekspektasi tinggi karena melihat anaknya sudah besar secara fisik, lalu menganggap bahwa ia telah dewasa. Padahal belum. Mereka belum dewasa. Mereka masih perlu dituntun, dibimbing, dan dikawal dalam masa pertumbuhan serta proses perkembangan menuju kedewasaan.

Inilah masa-masa yang sangat penting. Ketika mereka benar-benar menjadi manusia dewasa, mereka harus sudah siap dengan kedewasaannya. Hal ini tentu membutuhkan pengawalan dan pengawasan dari para pendidik, terutama orang tua, yang dibantu oleh para guru di sekolah. Oleh karena itu, pahamilah bahwa mereka sedang mengalami perubahan. Maka, dampingi mereka pada masa-masa krusial ini.

Setiap perubahan tidaklah mudah. Dibutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan suasana dan status yang baru. Demikian pula anak-anak remaja kita; mereka mengalami perubahan status. Dahulu dipandang sebagai bocah kecil, kini telah menjadi remaja, dan sebentar lagi akan menjadi manusia dewasa. Perubahan ini membutuhkan dukungan dari para pendidik, terutama orang tua. Terkadang, kegelisahan muncul dalam diri mereka terlebih jika tidak dituntun dan dibiarkan menjalani masa remaja begitu saja. Akibatnya, banyak remaja hari ini kehilangan arah. Dari kondisi itu, muncullah berbagai perilaku negatif yang kemudian divonis atau disebut oleh para pendidik sebagai “kenakalan”.

Padahal, tidak sepenuhnya kesalahan itu berada pada mereka. Bisa jadi, para pendidik juga memiliki andil hingga munculnya perilaku negatif dalam diri mereka. Oleh karena itu, hal ini perlu dikawal dengan sungguh-sungguh. Pahamilah kondisi mereka, dan perubahan-perubahan yang sedang terjadi dalam dirinya. Terus dampingi mereka.

Seseorang yang memasuki masa baligh mengalami berbagai perubahan signifikan pada fisiknya. Misalnya, anak laki-laki mulai tumbuh jakunnya, suara berubah, dan tubuhnya berkembang. Anak perempuan pun mengalami perubahan bentuk tubuh. Ini adalah perubahan alami yang terjadi pada diri mereka.

Dalam kondisi ini, mereka pasti akan bertanya-tanya, “Saya ini sedang apa? Apa yang sedang terjadi pada diri saya?” Hal ini disebabkan oleh perubahan hormonal Anak-anak remaja sering kali menjadi lebih sensitif, dan kadang-kadang emosi mereka tidak terkendali. Di sinilah peran penting pendidik dan orang tua. Jangan terburu-buru memvonis mereka dengan vonis yang berat. Sebagian orang tua sangat mudah melontarkan stigma kepada anak-anak mereka, seperti berkata, “Kamu durhaka! Kamu begini, kamu begitu.” Ada sebagian orang tua bermudah-mudahan dalam memberikan stigma seperti itu pada anak.

Sikap orang tua yang terkadang terlalu menekan memberikan tekanan yang berat kepada mereka justru bisa menjadi beban tambahan. Padahal, seharusnya orang tua tidak bersikap demikian. Peran orang tua adalah mendampingi, mendidik, mengarahkan, dan menuntun. Meraih tangan mereka dan membimbingnya menuju arah yang positif dan benar. Sikap seperti inilah yang dibutuhkan. Maka, diperlukan kesabaran dalam menghadapi para remaja yang masih berada dalam tahap perkembangan.

Kemudian, ketahuilah hakikat dan sebab dari kondisi tersebut. Demikianlah tugas seorang pendidik. Mengemban amanah pendidikan memang tidak mudah itu tugas yang berat. Dibutuhkan kesabaran dan konsistensi, bukan semangat sesaat yang kemudian ditinggalkan begitu saja. Itulah poin ketiga: yakinlah dan pahamilah bahwa mereka sedang mengalami perubahan. Maka, dampingi mereka dalam melewati masa-masa perubahan tersebut.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download mp3 Kajian

https://soundcloud.com/radiorodja/20250617-ustadz-abu-ihsan-ada

Mari turut membagikan link download kajian “Memahami Perubahan pada Remaja” ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses