Masjid Al-Barkah

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Bab Keutamaan Doa – Bagian ke-4, Bab Keutamaan Mendoakan Saudara tanpa Sepengetahuannya, dan Seterusnya – Bab 250-252 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 31 Agustus 2023 pukul 6:19 am

Tautan: https://rodja.id/4xo

Ceramah agama tentang kajian kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Firanda Andirja, M.A.

Alhamdulillah kita bisa melanjutkan kembali pengajian kitab Riyadhush Shalihin yang dikaji oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Kajian ini merupakan hasil rekaman yang disiarkan secara live pada Ahad sore, 12 Jumadats Tsani 1435 / 13 April 2014 di Radio Rodja dan RodjaTV. Pada pembahasan yang lalu, beliau telah membahas Bab 250 Bagian ke-3, dan pada pembahasan kali ini beliau melanjutkan pada Bab 250 tentang Keutamaan Doa (Bagian ke-4), Bab 251 tentang Keutamaan Mendoakan Saudara tanpa Sepengetahuannya, dan Bab 252 tentang Permasalahan dalam Berdoa.

NB: Mohon maaf, Tidak ada sesi tanya-jawab pada saat kajian ini berlangsung.

[sc:status-riyadhush-shalihin-syaikh-abdur-razzaq-abdul-muhsin-2013]

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Doa-doa (كتَاب الدَعَوات)

Bab ke-250: Bab Keutamaan Doa (باب فضل الدعاء) – Bagian ke-4

[00:01]

وعن أَبي أُمَامَةَ – رضي الله عنه – قَالَ: دعا رسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم – بدُعاءٍ كَثيرٍ، لَمْ نَحْفَظْ مِنْهُ شَيْئًا؛ قُلْنَا: يَا رسول الله، دَعَوْتَ بِدُعاءٍ كَثِيرٍ لَمْ نَحْفَظْ مِنْهُ شَيْئًا، فَقَالَ: «ألا أدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَجْمَعُ ذَلِكَ كُلَّهُ؟ تقول: اللَّهُمَّ إنِّي أسَألُكَ مِنْ خَيْر مَا سَأَلَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ محمَّدٌ – صلى الله عليه وسلم؛ وأَعوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا استَعَاذَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ – صلى الله عليه وسلم – وأنتَ المُسْتَعانُ، وَعَليْكَ البَلاَغُ، وَلاَ حَولَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ باللهِ». رواه الترمذي

Baca Juga:
Membaca Surah As-Sajdah Sebelum Tidur

Dari Abu Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa dengan berbagai macam doa, sedangkan kami tidak hafal satu pun darinya.” Kami berkata: “Wahai Rasulullah, engkau memanjatkan banyak doa, sedangkan kami tidak hafal satu pun darinya.” Maka beliau bersabda: “Maukah aku tunjukkan kepada kalian sebuah doa yang menghimpun semuanya itu?” Ucapkanlah: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan sebagaimana yang telah diminta oleh NabiMu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan sebagaimana yang telah dimohonkan juga oleh NabiMu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Engkaulah tempat memohon perlindungan dan kepadaMu lah segala kecukupan. Tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah.” (HR At-Tirmidzi)

Bab ke-251: Bab Keutamaan Mendoakan Saudara tanpa Sepengetahuannya (باب فضل الدعاء بظهر الغيب)

[10:15]
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَالَّذِينَ جَاؤُوا مِن بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa: “Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman, Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Hasyr [59]: 10)

Baca Juga:
Keutamaan dan Manfaat Dzikir ke-46 dan ke-47 - Dzikir sebagai Obat Hati - Kitab Al-Wabilush Shayyib (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

Bab ke-252: Bab Permasalahan dalam Berdoa (باب في مسائل من الدعاء)

[20:05]

وعن أسَامة بن زيد رضي الله عنهما، قَالَ: قَالَ رسُولُ الله – صلى الله عليه وسلم: «مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ، فَقَالَ لِفاعِلهِ: جَزَاكَ اللهُ خَيرًا، فَقَدْ أبْلَغَ فِي الثَّنَاءِ». رواه الترمذي

Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa diberi suatu kebaikan lalu dia berkata kepada pelakunya: “Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan”, maka dia telah bersungguh-sungguh dalam berterimakasih.” (HR At-Tirmidzi)

Simak kajian selengkapnya dengan mendownload ceramah agama ini yang merupakan pembahasan dari kitab Riyadhush Sholihin, oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab 250 (Bagian ke-4) – 252 – Bab Keutamaan Doa, Bab Keutamaan Mendoakan Saudara tanpa Sepengetahuannya, dan Seterusnya

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.