Telegram Rodja Official

Al-Ibaanatu Ash-Shughraa (Al-Ibanah Ash-Shughra)

Sebab Tersesatnya Sebagian Orang karena Tidak Memahami Al-Qur’an dengan Baik – Poin 42 – Kitab Al-Ibanah Ash-Shughra (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  |  pukul 9:10 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 23 April 2014 pukul 1:58 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=5931

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.

Kajian kitab Al-Ibanah Ash-Shughra karya Imam Ibnu Baththah Al-‘Ukbariy ini merupakan hasil rekaman yang disampaikan live pada Selasa pagi, 21 Jumadats Tsani 1435 / 22 April 2014, pukul 08:00-09:00 WIB. Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary. Pada pertemuan yang lalu, pemateri telah menjelaskan bahasan tentang Poin ke-39 sampai ke-41, tentang Sikap Seorang Muslim terhadap Para Sahabat Nabi dst, dan kali ini beliau akan membahas Poin ke-42 tentang Sebab Tersesatnya Sebagian Orang karena Tidak Memahami Al-Qur’an dengan Baik.

[sc:status-al-ibanah-ash-shughra-ustadz-abu-ihsan-2013]

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Kitab Al-Ibanah Ash-Shughra

Poin 42: Sebab Tersesatnya Sebagian Orang karena Tidak Memahami Al-Qur’an dengan Baik ( حديث إن أمتك مفتونة بعدك بقليل غير كثير )

Imam Ibnu Baththah Al-‘Ukbariy rahimahullah menyebutkan sebuah riwayat dari Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya suatu saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakan tangannya pada janggut Umar, kemudian berkata:

يا عمر، إنا لله وإنا إليه راجعون. قال عمر: قلت: نعم -بأبي وأمي يا رسول الله- إنا لله وإنا إليه راجعون، وما ذاك؟ قال: إن جبريل أتاني آنفا، فقال: يا محمد، إنا لله وإنا إليه راجعون، إن أمتك مفتونة بعدك بقليل غير كثير ، قلت: يا جبريل أفتنة ضلال؟ أم فتنة كفر ؟ قال: كلٌ سيكون. قلت: كيف يضلون أو يكفرون وأنا مخلِّف بين أظهرهم كتاب الله؟! قال: بكتاب الله يضلون، يتأوله كل قوم على ما يهوون، فيضلون به

Baca Juga:
Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 80 - 83 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

“Wahai Umar, inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu umar berkata: “Ya, ayah dan ibuku menjadi tebusan untukmu wahai Rasulullah. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, musibah apa yang terjadi?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Sesungguhnya Jibril tadi mendatangiku, kemudian berkata: “Wahai Muhammad, Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, sesungguhnya umatmu akan ditimpa fitnah setelahmu, sebentar lagi dan tidak lama lagi.” Aku pun berkata: “Wahai Jibril, apakah fitnah itu berupa fitna kesesatan? Ataukah fitnah kekufuran?” Kemudia Jibril menjawab: “Dua-duanya akan terjadi”. Kemudia aku berkata: “Bagaimana mereka bisa sesat dan bagaimana mereka bisa kufur? Sedangkan aku tinggalkan di tengah-tengah mereka Al-Qur’an.” Maka Jibril berkata: “Dengan Al-Qur’an itulah mereka tersesat, setiap kaum akan menta’wil Al-Qur’an itu menurut hawa nafsu mereka, maka mereka pun tersesat karenanya.”” (Riwayat ini dikeluarkan oleh Ibnu Abi ‘Ashim di dalam kitab As-Sunnah, dan Ibnu Wallah di dalam kitab Al-Bida’, serta Al-Fasawi di dalam kitab Ma’rifatu At-Tarikh. Akan tetapi, Al-Fasawi mencacat riwayat ini, karena kedhaifan para perawinya).

Namun masih ada beberapa riwayat lain yang menguatkan riwayat di atas, yang dibawakan oleh para ulama yang lainnya, seperti Imam Al-Bukhari dan yang lainnya. Bagaimana penjelasan selengkapnya mengenai hal ini? Simak dengan baik penjelasan Ustadz Abu Ihsan mengenai pembahasan ini, dan download sekarang juga rekaman ceramah agama ini. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:
Tafsir Al-Muyassar: Al-Baqarah: 93-101 (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Download Ceramah Agama Islam: Kajian Kitab Al-Ibanah Ash-Shughra: Poin 42

Mari turut bagikan hasil rekaman ataupun link pengajian agama yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain turut mendapatkan manfaatnya. Jazakumullahu Khairan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× 7 = 14

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.