Telegram Rodja Official

Fawaaidul Fawaaid

Keharusan atas Cita-cita yang Tinggi, Sebaik-baik Dzikir, dan Pahala Menyibukkan Diri dengan Allah – Kitab Fawaidul Fawaid (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 7:10 am

Terakhir diperbaharui: Jumat, 06 Juni 2014 pukul 12:29 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=6790

Ceramah agama oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Mari kita simak ceramah agama dari seri kajian kitab Fawaidul Fawaid, sebuah kitab buah karya Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah yang sarat akan hikmah dan obat bagi hati ini. Disampaikan oleh Ustadz Badrusalam pada Senin pagi, 3 Sya’ban 1435 / 2 Juni 2014, pukul 05:30-07:00 WIB di Radio Rodja dan RodjaTV. Melanjutkan kajian sebelumnya yang telah menyelesaikan beberapa pasal, kini, kita akan mempelajari bersama dari kitab tersebut tentang “Keharusan atas Cita-cita yang Tinggi“, “, Sebaik-baik Dzikir“, dan “Pahala Menyibukkan Diri dengan Allah“.


[sc:status-fawaidul-fawaid-ustadz-badrusalam-2013]

Ringkasan Kajian Kitab Fawaidul Fawaid Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah

Keharusan atas Cita-cita yang Tinggi (مستلزمات المطالب العليا)

[00:28]

المطلب الأعلى موقوف حصوله على همة عالية ونية صحيحة ،

“Cita-cita yang tinggi itu terletak pada 2 perkara: semangat yang tinggi dan niat yang lurus.”

فمن فقدهما تعذر عليه الوصول إليه ،

“Siapa yang kehilangan 2 perkara ini (semangat yang tinggi dan niat yang lurus), maka ia tidak akan sampai kepada cita-cita yang dia inginkan.”

Baca Juga:
Tabligh Akbar: Ilmu Ghaib (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq Al-Badr)

فإن الهمة إذا كانت عالية تعلقت به وحده دون غيره ‏.

“Sebab semangat apabila ia kuat dan bergantung dengannya sendirian tanpa yang lainnya”

وإذا كانت النية صحيحة سلك العبد الطريق الموصلة إليه ،

“Dan ketika niat yang lurus itu kuat di hati seorang hamba, dia akan meniti jalan yang akan menyampaikan kepada cita-citanya tersebut.”

فالنية تفرد له الطريق

“Sehingga niat itu menyendirikan dia dalam jalan”

والهمة تفرد له المطلوب ،

“Dan semangat itu akan menyebabkan ia terus mencari yang dia inginkan.”

Sebaik-baik Dzikir (أفضل الذكر)

[12:40]

من الذاكرين من يبتدئ بذكر اللسان وإن كان على غفلة ،

“Di antara orang yang berdzikir, ada orang yang memulai dzikir dengan lisannya walaupun hatinya lalai.”

ثم لا يزال فيه حتى يحضر قلبه فيتواطأ على الذكر‏.

“Kemudian dia berusaha terus menghadirkan hatinya, sehingga hatinya pun ikut berdzikir.”

ومنهم من لا يرى ذلك ولا يبتدئ على غفلة

“Di antara manusia ada juga yang tidak mau berdzikir dulu ketika hatinya lalai”

بل يسكن حتى يحضر قلبه

“Ia diam sampai hatinya hadir dulu”

فيشرع في الذكر بقلبه

“Lalu ia pun memulai dzikir dengan hatinya dulu”

فإذا قوي استتبع لسانه

“Ketika dzikir hatinya telah kuat, diikuti oleh lisannya”

فتواطئا جميعا‏.

“Lalu semua (hati dan lisan) bekerja sama.”

Pahala Menyibukkan Diri dengan Allah (ثواب الانشغال بالله)

[17:38]

إذا أصبح العبد وأمسى وليس همه إلا الله وحده

Baca Juga:
Penciptaan Allah terhadap Alam Semesta - Kitab Mausu'ah Fiqh Al-Qulub (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Apabila seorang hamba masuk di waktu pagi dan di waktu sore dan tidak ada keinginan kecuali Allah saja

Yaitu tidak ada keinginan kecuali mengharapkan keridhaanNya.

تحمل الله سبحانه حوائجه كلها،

“Pasti Allah akan tanggung semua kebutuhan-kebutuhannya,”

وحمل عنه كل ما أهمه،

“Allah akan tanggung semua yang menjadi keinginannya,”

وفرغ قلبه لمحبته،

“Dan akan Allah jadikan hatinya itu betul-betul mencintai Allah”

ولسانه لذكره،

“Dan Allah jadikan lisannya selalu berdzikir kepadaNya,”

وجوارحه لطاعته،

“Dan anggota badannya pun juga akan selalu rindu untuk mentaati Allah,”

وإن أصبح وأمسى والدنيا همه

Tapi kalau di waktu pagi dan sore, ternyata dunia keinginan terbesarnya

حمله الله همومها و غمومها و أنكادها،

“Maka Allah akan bawakan kepada hatinya kegundahannya, kelelahannya, dan kesusahannya,”

Mari kita simak pembahasan kitab Fawaidul Fawaid yang penuh manfaat, bernuansakan tazkiyatun nufus ini, semoga bermanfaat untuk menyucikan jiwa kita untuk menghadap kepada Allah Ta’ala.

Simak dan Download Kajian Kitab Fawaidul Fawaid: Keharusan atas Cita-cita yang Tinggi, Sebaik-baik Dzikir, dan Pahala Menyibukkan Diri dengan Allah

Mari selain kita download kajiannya, kita share pula ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Insya Allah bermanfaat untuk amal shalih kita.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.