Syarh Riyaadhush Shaalihiin
Bab Larangan Mencela Angin, Bab Larangan Mencela Ayam Jantan, hingga Bab Larangan Berkata Keji dan Kotor – Bab 323-327 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)
Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abdullah Roy, M.A.
Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Senin sore, 9 Ramadhan 1435 / 7 Juli 2014, pada pukul 15:45-16:40 WIB, di Radio Rodja. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Sumpah yang Tidak Disengaja Tidak ada Dendanya, Makruhnya Bersumpah dalam Jual Beli, hingga Makruhnya Mencela Demam yang merupakan pembahasan dari Bab 317-322, dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, akan membahas tentang “Larangan Mencela Angin, Larangan Mencela Ayam Jantan, hingga Larangan Berkata Keji dan Kotor“, yang merupakan pembahasan dari Bab 323-327.
Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Perkara-perkara yang Dilarang (كتَاب الأمُور المَنهي عَنْهَا)
Bab ke-323: Larangan Mencela Angin dan Bacaan ketika Angin Bertiup Kencang (باب النهي عن سب الريح، وبيان ما يقال عند هبوبها)
[00:01]
Dari Abul Mundzir Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لاَ تَسُبُّوا الرِّيحَ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ مَا تَكْرَهُونَ، فَقُولُوا: اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ هذِهِ الرِّيحِ وَخَيْرِ مَا فِيهَا وخَيْرِ مَا أُمِرَتْ بِهِ. وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ هذِهِ الرِّيحِ وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُمِرَتْ بِهِ. رواه الترمذي
“Janganlah kalian mencela angin. Apabila kalian melihat tiupan angin yang tidak kalian senangi, maka ucapkanlah: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepadaMu kebaikan angin ini serta kebaikan yang ada bersamanya dan kebaikan yang diperintahkan kepadanya. Kami juga berlindung kepadaMu dari keburukan angin ini serta keburukan yang ada bersamanya dan keburukan yang diperintahkan kepadanya”.” (HR At-Tirmidzi)
Bab ke-324: Larangan Mencela Ayam Jantan (باب كراهة سب الديك)
Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لاَ تَسُبُّوا الدِّيكَ فَإنَّهُ يُوِقِظُ لِلصَّلاَةِ. رواه أبو داود
“Janganlah kalian mencela ayam jantan. Sesungguhnya dia membangunkan untuk shalat”. (HR Abu Dawud dengan sanad shahih)
Bab ke-327: Larangan Berkata Keji dan Kotor (باب النهي عن الفحش وبذاء اللسان)
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَيْسَ المُؤْمِنُ بالطَّعَّانِ، وَلاَ اللَّعَّانِ، وَلاَ الفَاحِشِ، وَلاَ البَذِيِّ. رواه الترمذي
“Orang mukmin bukanlah orang yang suka mencela, bukan pula orang yang suka melaknat, bukan pula orang yang berkata keji, dan bukan pula orang yang suka berkata kotor.” (HR At-Tirmidzi)
Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.
Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab Larangan Mencela Angin, Bab Larangan Mencela Ayam Jantan, hingga Bab Larangan Berkata Keji dan Kotor
Podcast: Play in new window | Download
Subscribe: RSS
Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.





1 Comment