Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Larangan Mengangkat Pandangan ke Langit saat Shalat, Makruhnya Menoleh tanpa Udzur saat Shalat, Larangan Shalat Menghadap Kuburan, hingga Larangan Puasa Whisal – Bab 340-346 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  | 

Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Musyafa Ad-Dariny, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Ahad sore, 15 Ramadhan 1435 / 13 Juli 2014, pada pukul 17:10-17:50 WIB, di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Makruhnya Berbincang-bincang Setelah Waktu ‘Isya’ hingga Makruhnya Mengerjakan Shalat ketika Hidangan Makanan Telah Siap atau Sambil Menahan Buang Air yang merupakan pembahasan dari Bab 334-339, dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, akan membahas tentang “Larangan Mengangkat Pandangan ke Langit saat Shalat, Makruhnya Menoleh tanpa Udzur saat Shalat, Larangan Shalat Menghadap Kuburan, hingga Larangan Puasa Whisal“, yang merupakan pembahasan dari Bab 340-346.

Daftar Isi

Baca Juga:
Larangan Mengucapkan "Assalamu 'Alallah" hingga Larangan Mengucapkan "Hambaku" - Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Perkara-perkara yang Dilarang (كتَاب الأمُور المَنهي عَنْهَا)

Bab ke-340: Larangan Mengangkat Pandangan ke Langit saat Shalat (باب النهي عن رفع البصر إِلَى السماء في الصلاة)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا بَالُ أقْوامٍ يَرْفَعُونَ أبْصَارَهُمْ إِلَى السَّمَاءِ فِي صَلاَتِهِمْ!» فَاشْتَدَّ قَولُهُ في ذَلِكَ حَتَّى قَالَ:
«لَيَنْتَهُنَّ عَنْ ذَلِكَ، أَوْ لَتُخطفَنَّ أَبْصَارُهُمْ!». رواه البخاري

“Mengapa orang-orang mengangkat pandangan mereka ke langit pada waktu mereka shalat?” Beliau mengatakannya dengan suara keras, beliau berkata: “Hendaklah mereka benar-benar berhenti melakukan hal itu atau pandangan mereka akan dicabut selama-lamanya”.” (HR Al-Bukhari)

Bab ke-341: Makruhnya Menoleh tanpa Udzur saat Shalat (باب كراهة الالتفات في الصلاة لغير عذر)

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata:

سألت رسُولَ الله – صلى الله عليه وسلم – عَنِ الالتفَاتِ في الصَّلاَةِ، فَقَالَ: «هُوَ اخْتِلاَسٌ (¬1) يَخْتَلِسُهُ الشَّيْطَانُ مِنْ صَلاَةِ العَبْدِ». رواه البخاري

“Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang menoleh dalam shalat. Beliau menjawab: “Menoleh di dalam shalat adalah sebuah hasil curian setan yang diperoleh dari shalat seorang hamba”.” (HR Al-Bukhari)

Bab ke-342: Larangan Shalat Menghadap Kuburan (باب النهي عن الصلاة إِلَى القبور)

Dari Abu Martsad Kannaz bin Al-Hushain radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga:
Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Hadits 1458-1461 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

لا تُصَلُّوا إِلَى القُبُورِ، وَلاَ تَجْلِسُوا عَلَيْهَا. رواه مسلم

“Janganlah shalat menghadap kuburan dan janganlah duduk di atasnya.” (HR Muslim)

Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab Larangan Mengangkat Pandangan ke Langit saat Shalat, Bab Makruhnya Menoleh tanpa Udzur saat Shalat, Bab Larangan Shalat Menghadap Kuburan, hingga Bab Larangan Puasa Whisal

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.