Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Larangan Buang Air Besar di Tempat Orang Lalu Lalang, Tempat Berteduh, Sumber Air, dan Lainnya, hingga Larangan Perempuan Berkabung Lebih dari Tiga Hari – Bab 351-354 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  | 

Notice: Undefined variable: PodpressSettings in /home/radiorod/public_html/wp-content/plugins/powerpress/powerpress.php on line 3565

Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Musyafa Ad-Dariny, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Senin sore, 16 Ramadhan 1435 / 14 Juli 2014, pada pukul 17:10-17:50 WIB, di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Larangan Duduk di Atas Kuburan, Larangan Mendirikan Bangunan di Atas Kuburan, hingga Larangan Memberikan Syafa’at (Pembelaan) dalam Pelanggaran Hukum yang merupakan pembahasan dari Bab 340-350, dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, akan membahas tentang “Larangan Buang Air Besar di Tempat Orang Lalu Lalang, Tempat Berteduh, Sumber Air, dan Lainnya, hingga Larangan Perempuan Berkabung Lebih dari Tiga Hari“, yang merupakan pembahasan dari Bab 351-354.

Daftar Isi

Baca Juga:
Dosa Keenam Puluh Enam hingga Ketujuh Puluh: Mengebiri serta Menyiksa Budak, Mengurangi Timbangan, hingga Kufur Nikmat - Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Perkara-perkara yang Dilarang (كتَاب الأمُور المَنهي عَنْهَا)

Bab ke-351: Larangan Buang Air Besar di Tempat Orang Lalu Lalang, Tempat Berteduh, Sumber Air, dan Lainnya (باب النهي عن التغوط في طريق الناس وظلِّهم وموارد الماء ونحوها)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اتَّقُوا اللاَّعِنَيْنِ قالوا: وَمَا اللاَّعِنَانِ؟ قَالَ: «الَّذِي يَتَخَلَّى في طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ في ظِلِّهِمْ». رواه مسلم

“Jauhilah dua hal yang dapat memancing keluarnya kaliamt laknat! Sahabat bertanya: “Apakah dua hal itu?” Beliau menjawab: “Buang air besar di tempat orang-orang berlalu lalang dan di tempat mereka berteduh”.” (HR Muslim)

Bab ke-352: Larangan Kencing dan Sejenisnya di Air yang Tergenang (باب النهي عن البول ونحوه في الماء الراكد)

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu,

أنَّ رسولَ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – نَهَى أَنْ يُبَالَ في المَاءِ الرَّاكِدِ. رواه مسلم

“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang kencing di air yang tergenang.” (HR Muslim)

Dan seterusnya…

Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab Larangan Buang Air Besar di Tempat Orang Lalu Lalang, Tempat Berteduh, Sumber Air, dan Lainnya, hingga Bab Larangan Perempuan Berkabung Lebih dari Tiga Hari

Baca Juga:
Larangan Mengakhirkan Shalat Dari Waktunya

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Telegram Rodja Official

1 Comment

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.