Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Larangan bagi Orang Kota Menjualkan Barang Orang Pedalaman, Mencegat Para Pedagang di Perjalanan, dan Seterusnya, hingga Larangan Menyia-nyiakan Harta – Bab 355-356 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  | 

Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Selasa sore, 17 Ramadhan 1435 / 15 Juli 2014, pada pukul 15:45-16:40 WIB, di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Larangan Duduk di Atas Kuburan, Larangan Mendirikan Bangunan di Atas Kuburan, hingga Larangan Memberikan Syafa’at (Pembelaan) dalam Pelanggaran Hukum yang merupakan pembahasan dari Bab 351-354, dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, akan membahas tentang “Larangan bagi Orang Kota Menjualkan Barang Orang Pedalaman, Mencegat Para Pedagang di Perjalanan, dan Seterusnya, hingga Larangan Menyia-nyiakan Harta“, yang merupakan pembahasan dari Bab 355-356.

Daftar Isi

Baca Juga:
Aku Si Pemarah (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Perkara-perkara yang Dilarang (كتَاب الأمُور المَنهي عَنْهَا)

Bab ke-355: Larangan bagi Orang Kota Menjualkan Barang Orang Pedalaman, Mencegat Para Pedagang di Perjalanan, Melakukan Penjualan Atas Penjualan Saudaranya, dan Seterusnya (باب تحريم بيع الحاضر للبادي وتلقي الركبان، والبيع على بيع أخيه والخِطبة على خطبته إلا أَنْ يأذن أو يردّ)

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:

نهَى رسُولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – أَنْ يَبيعَ حَاضِرٌ لِبَادٍ وإنْ كانَ أخَاهُ لأَبِيهِ وَأُمِّهِ. متفق عليه

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang orang kota menjualkan barang orang pedalaman (untuk mempermainkan harganya) meskipun dia saudara seayah seibu.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Bab ke-356: Larangan Menyia-nyiakan Harta (باب النهي عن إضاعة المال في غير وجوهه التي أذن الشرع فيها)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنَّ اللهَ تعالى يَرْضَى لَكُمْ ثَلاَثًا، ويَكْرَهُ لَكُمْ ثَلاَثًا: فَيَرْضَى لَكُمْ أَنْ تَعْبُدُوهُ، وَلاَ تُشْرِكُوا بِهِ شَيئًا، وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا، وَيَكْرَهُ لَكُمْ: قِيلَ وَقَالَ، وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ، وإضَاعَةَ المَالِ. رواه مسلم،

“Sesungguhnya Allah Ta’ala menyenangi tiga perkara dan membenci tiga perkara bagi kalian. Dia menyenangi kalian menyembah-Nya, tidak menyekutukan sesuatu pun dengan Dia, serta berpegang teguh kepada tali Allah dan tidak berpecah belah. Dia membenci kalian membicarakan segala yang didengar (tanpa mengetahui kebenarannya), banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta.” (HR Muslim)

Baca Juga:
Dosa Besar Kedua: Membunuh Jiwa yang Diharamkan oleh Allah - Bagian ke-2 - Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq Al-Badr)

Dan seterusnya…

Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab Larangan bagi Orang Kota Menjualkan Barang Orang Pedalaman, Mencegat Para Pedagang di Perjalanan, dan Seterusnya, hingga Bab Larangan Menyia-nyiakan Harta

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Telegram Rodja Official

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.