Rodja Peduli

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Larangan Mengacungkan Senjata atau Semacamnya kepada Sesama Muslim, baik Serius atau Bercanda, hingga Makruhnya Memberikan Pujian jika Dikhawatirkan Menyebabkan Lupa Diri – Bab 357-360 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 16 Juli 2014 pukul 1:37 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=7534

Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Selasa sore, 17 Ramadhan 1435 / 15 Juli 2014, pada pukul 17:10-17:50 WIB, di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Larangan Buang Air Besar di Tempat Orang Lalu Lalang, Tempat Berteduh, Sumber Air, dan Lainnya, hingga Larangan Perempuan Berkabung Lebih dari Tiga Hari yang merupakan pembahasan dari Bab 355-356, dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, akan membahas tentang “Larangan Mengacungkan Senjata atau Semacamnya kepada Sesama Muslim, baik Serius atau Bercanda, hingga Makruhnya Memberikan Pujian jika Dikhawatirkan Menyebabkan Lupa Diri“, yang merupakan pembahasan dari Bab 357-360.

Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Perkara-perkara yang Dilarang (كتَاب الأمُور المَنهي عَنْهَا)

Bab ke-357: Larangan Mengacungkan Senjata atau Semacamnya kepada Sesama Muslim, baik Serius atau Bercanda (باب النهي عن الإشارة إلى مسلم بسلاح ونحوه، سواء كان جادًا أو مازحًا، والنهي عن تعاطي السيف مسلولًا)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga:
Serba-serbi Hadits Indah Pilihan - Bagian ke-7 - Kisah 'Aisyah dan 'Abdullah bin Az-Zubair serta Hadits tentang Al-Haudh / Telaga Nabi di Surga - Bab 370 - Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-Badr)

لاَ يُشِرْ أحَدُكُمْ إلَى أخِيهِ بِالسِّلاحِ، فَإنَّهُ لاَ يَدْرِي لَعَلَّ الشَّيْطَانَ يَنْزعُ فِي يَدِهِ، فَيَقَع فِي حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ. متفق عليه

“Janganlah seorang di antara kalian mengacungkan senjata kepada saudaranya karena dia tidak tahu, boleh jadi setan melepaskan senjata itu dari tangannya sehingga membuat dia terjerumus ke dalam api neraka.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Bab ke-360: Makruhnya Memberikan Pujian jika Dikhawatirkan Menyebabkan Lupa Diri (باب كراهة المدح في الوجه لمن خيف عليه مفسدة من إعجاب ونحوه، وجوازه لمن أمِنَ ذلك في حقه)

Dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:

سَمِعَ النَّبِيُّ – صلى الله عليه وسلم – رَجُلًا يُثْنِي عَلَى رَجُلٍ وَيُطْرِيهِ في المِدْحَة، فقالَ: «أهْلَكْتُمْ – أوْ قَطَعْتُمْ – ظَهْرَ الرَّجُلِ». متفق عليه

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mendengar seseorang memuji laki-laki, bahkan berlebih-lebihan di dalam memujinya. Maka dari itu, beliau berkata: “Kamu telah mencelakakan atau kamu telah mematahkan punggung orang itu”.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Dan seterusnya…

Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab Larangan Mengacungkan Senjata atau Semacamnya kepada Sesama Muslim, baik Serius atau Bercanda, hingga Bab Makruhnya Memberikan Pujian jika Dikhawatirkan Menyebabkan Lupa Diri

Baca Juga:
Ini Bukan Ajaran Islam - Bagian ke-1 (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.