Masjid Al-Barkah

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Makruhnya Keluar dari Negeri yang sedang Terserang Wabah Penyakit hingga Larangan Berpergian Membawa Mushaf ke Negara Kafir jika Dikhawatirkan Jatuh ke Tangan Musuh – Bab 361-363 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 4:50 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 22 Juli 2014 pukul 1:40 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=7616

Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Musyafa Ad-Dariny, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Ahad sore, 22 Ramadhan 1435 / 20 Juli 2014, pada pukul 15:45-16:40 WIB, di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Larangan Mengacungkan Senjata atau Semacamnya kepada Sesama Muslim, baik Serius atau Bercanda, hingga Makruhnya Memberikan Pujian jika Dikhawatirkan Menyebabkan Lupa Diri yang merupakan pembahasan dari Bab 357-360, dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, akan membahas tentang “Makruhnya Keluar dari Negeri yang sedang Terserang Wabah Penyakit hingga Larangan Berpergian Membawa Mushaf ke Negara Kafir jika Dikhawatirkan Jatuh ke Tangan Musuh“, yang merupakan pembahasan dari Bab 361-363.

Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Perkara-perkara yang Dilarang (كتَاب الأمُور المَنهي عَنْهَا)

Bab ke-361: Makruhnya Keluar dari Negeri yang sedang Terserang Wabah Penyakit (باب كراهة الخروج من بلد وقع فيها الوباء فرارًا منه وكراهة القدوم عليه)

Dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

Baca Juga:
Ensiklopedi Larangan dalam Islam: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-5 - TPP: Adab Menuntut Ilmu (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

إِذَا سَمِعْتُمُ الطَّاعُونَ بِأَرْضٍ، فَلاَ تَدْخُلُوهَا، وَإِذَا وَقَعَ بِأرْضٍ، وأنْتُمْ فِيهَا، فَلاَ تَخْرُجُوا مِنْهَا. متفق عَلَيْهِ

“Apabila kalian mendengar wabah tha’un melanda suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Adapun apabila penyakit itu melanda suatu negeri sedang kalian ada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar dari negeri itu.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Bab ke-363: Larangan Berpergian Membawa Mushaf ke Negara Kafir jika Dikhawatirkan Jatuh ke Tangan Musuh (باب النهي عن المسافرة بالمصحف إِلَى بلاد الكفار إِذَا خيف وقوعه بأيدي العدوّ)

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, berkata:

نَهَى رسولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – أَنْ يُسَافَرَ بالقُرْآنِ إِلَى أرْضِ العَدُوِّ. متفق عَلَيْهِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang membawa Al-Qur’an ketika berpergian ke negeri musuh.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab Makruhnya Keluar dari Negeri yang sedang Terserang Wabah Penyakit hingga Bab Larangan Berpergian Membawa Mushaf ke Negara Kafir jika Dikhawatirkan Jatuh ke Tangan Musuh

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Baca Juga:
Hukum Begadang dalam Islam (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.