Masjid Al-Barkah

Kaidah Fiqih - Mandzuumah Ushuulil Fiqhi wa Qawaa'idihi

Kaidah Fiqih: ‘Ibrah / Pelajaran itu Diambil dari Keumuman Lafadz Bukan dari Kekhususan Sebab – Bait 100-101 (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.)

By  |  pukul 10:40 am

Terakhir diperbaharui: Jumat, 26 September 2014 pukul 11:16 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=8416

Kajian kaidah fiqih oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan lanjutan dari pelajaran Kaidah Fiqih yang disampaikan oleh Ustadz Kurnaedi pada Kamis pagi, 30 Dzulqa’dah 1435 / 25 September 2014 di Radio Rodja dan RodjaTV. Pada pertemuan sebelumnya, Ustadz Kurnaedi telah menjelaskan tentang Isim Nakirah dan Penggunaannya (Bait ke-98-99), dan pada kajian kali ini beliau akan menjelaskan tentang Kaidah Fiqih “‘Ibrah / Pelajaran itu Diambil dari Keumuman Lafadz Bukan dari Kekhususan Sebab (Bait ke-100-101)“. Semoga bermanfaat.

[sc:status-kaidah-fiqih-ustadz-kurnaedi-2013]

Ringkasan Kajian Kaidah Fiqih

Pembahahasan kali ini akan membahas kaidah fikih yang berbunyi:

العِبْرَةُ بِعُمُوْمِ اللَّفْظِ لَا بِخُصُوْصِ السَّبَبِ

“‘Ibrah / Pelajaran itu Diambil dari Keumuman Lafadz bukan dari Kekhususan Sebab”

Maksudnya, apabila datang nash dari Al-Quran ataupun hadits, tentunya akan ada sebab nuzul dan sebab wurudnya nash tersebut (walaupun sebagian ada yang tidak). Nah, pelajaran yang diambil dari ayat atau hadits yang ada sebab nuzul dan wurudnya itu bukan dilihat dari sebabnya, namun dilihat dari keumuman makna yang ada di nash tersebut.

Bagaimana penjelasan rinci tentang hal ini? Download rekaman ceramah agama ini dan simak penjelasan Ustadz Kurnaedi tentang kaidah ini, yang beliau ambil dari Mandzumah Ushulil Fiqhi wa Qawaidihi karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah Ta’ala.

Download Kajian Kaidah Fiqih, Kitab Mandzumah Ushul Al-Fiqh wa Qawa’idihi: “‘Ibrah / Pelajaran itu Diambil dari Keumuman Lafadz Bukan dari Kekhususan Sebab”

Baca Juga:
Macam-Macam Hakikat

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.