Telegram Rodja Official

Al-Kabaair

Dosa Besar Keempat Puluh Delapan dan Keempat Puluh Sembilan: Berbuat Zalim, Melampaui Batas, hingga Memberontak dan Mengkafirkan Orang Lain Dikarenakan Melakukan Dosa Besar – Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  | 

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab Al-Kabair oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Firanda Andirja, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman lanjutan kajian kitab Al-Kabair yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, yang disampaikan pada Senin sore, 26 Rabiul Akhir 1436 / 16 Februari 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh menjelaskan tentang “Dosa Besar Keempat Puluh Lima hingga Keempat Puluh Tujuh“, dan pada kajian kali ini beliau akan menjelaskan tentang “Dosa Besar Keempat Puluh Delapan dan Keempat Puluh Sembilan (Berbuat Zalim, Melampaui Batas, hingga Memberontak dan Mengkafirkan Orang Lain Dikarenakan Melakukan Dosa Besar)“. Semoga bermanfaat.

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Al-Kabair Ini: Dosa Besar Keempat Puluh Delapan dan Keempat Puluh Sembilan

Dosa Besar Keempat Puluh Delapan: Berbuat Zalim dan Melampaui Batas

Allah Ta’ala berfirman:

Baca Juga:
Hak-Hak Orang yang Zalim dan yang Dizalimi - Bagian ke-1 - Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

إِنَّمَا السَّبِيلُ عَلَى الَّذِينَ يَظْلِمُونَ النَّاسَ وَيَبْغُونَ فِي الْأَرْضِ بِغَيْرِ الْحَقِّ أُوْلَئِكَ لَهُم عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Sesungguhnya dosa itu atas orang-orang yang berbuat zalim kepada manusia dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih.” (QS Asy-Syura [42]: 42)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إن الله أوحى إلي أن تواضعوا حتى لا يبغي أحد على أحد و لا يفخر أحد على أحد

“Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap rendah hati, sehingga tidak ada seseorang yang berbuat aniaya terhadap orang lain dan tidak ada seorang yang menyombongkan diri terhadap yang lain.” (HR Muslim)

Dosa Besar Keempat Puluh Sembilan: Memberontak dan Mengkafirkan Orang Lain Dikarenakan Melakukan Dosa Besar

Allah Ta’ala berfirman:

وَلاَ تَعْتَدُواْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبِّ الْمُعْتَدِينَ

“Janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS Al-Baqarah [2]: 190)

Allah Ta’ala juga berfirman:

وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً

“Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS Al-Ahzab [33]: 36)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَالَ لِأَخِيهِ: يَا كَافِرُ، فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا

“Barangsiapa yang mengatakan kepada saudaranya sesama muslim, “Hai kafir”, maka sebutannya itu akan kembali kepada salah satu dari keduanya.” (HR Al-Bukhari no. 6103)

Baca Juga:
Dosa Besar Kedua Belas: Zina - Kitab Al-Kabair (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq Al-Badr)

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Al-Kabair – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Dosa Besar Keempat Puluh Delapan dan Keempat Puluh Sembilan

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan kita semua.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.