Telegram Rodja Official

Syarh Buluughul Maraam

Sifat Shalat Nabi – Bagian ke-15: Dianjurkan Mengeraskan Lafadz Amin setelah Membaca Al-Fatihah – Hadits 283-284 – Kitab Bulughul Maram (Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc.)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Zainal Abidin Syamsudin

Ceramah agama dari Bab Sifat Shalat Nabi, kitab Bulughul Maram, karya Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani, yang telah disampaikan beberapa seri pembahasan haditsnya. Pembahasan yang telah lalu mengupas Hadits 282 tentang Basmalah, Apakah Bagian dari Surat Al-Fatihah?). Kemudian pada kesempatan siaran live pada Rabu malam, 12 Jumadal Akhirah 1436 / 2 April 2015, pukul 20:00-21:30 WIB, Ustadz Zainal Abidin menyampaikan pembahasan lanjutan dari Hadits 283-284 tentang Dianjurkan Mengeraskan Lafadz Amin setelah Membaca Al-Fatihah.

Program Kajian Kitab Syarah Bulughul Maram - Ustadz Zainal Abidin Syamsudin di Radio Rodja dan RodjaTV

Status program Kajian Kitab Syarah Bulughul Maram: AKTIF. Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap: Rabu malam, pukul 20:00-21:30 WIB.

Daftar Lengkap sekaligus Ralat Seri Sifat Shalat Nabi dari Kitab Bulughul Maram

Mohon maaf, kami melakukan ralat berupa penyesuaian nama file dan ID3, karena beberapa kesalahan pengarsipan yang kami lakukan sebelumnya.

Silakan download ulang sebagian / keseluruhannya, apabila Anda menghendakinya.
1. Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-1: Pengantar)
2. Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-2: Mulai dari Hadits 267)
3. Bagian ke-3 (belum diunggah)
4. Bagian ke-4 (belum diunggah)
5. Bagian ke-5 (belum diunggah)
6. Bagian ke-6 (belum diunggah)
7. Sifat Shalat Nabi - (Bagian ke-7: Anjuran Membaca Ta'awudz saat Shalat) (File / berkas ini adalah yang mengalami ralat.)
8. Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-8: Hadits 274) (File / berkas ini adalah yang mengalami ralat.)
9. Bagian ke-9
10. Bagian ke-10
11. Bagian ke-11
12. Bagian ke-12
13. Bagian ke-13
14. Bagian ke-14


Sesuai dengan keterangan di atas, yang terutama mengalami ralat adalah Bagian ke-7 dan Bagian ke-8. Atau untuk meyakinkan, Anda dapat mengunduh ulang seluruhnya.

Insya Allah, file MP3 lainnya akan kami unggah bertahap.

Baca Juga:
Ajaran Madzhab Imam Syafi'i yang Ditinggalkan: Larangan Pengagungan Kuburan, Bid'ahnya Tahlilan, dan Haramnya Ngalap Berkah yang Tidak Syar'i (Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.)

Ringkasan Ceramah – Kajian Kitab Bulughul Maram: Bab Sifat Shalat Nabi (بَابُ صِفَةِ اَلصَّلَاةِ)

Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-15: Dianjurkan Mengeraskan Lafadz Amin setelah Membaca Al-Fatihah – Hadits 283-284)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata:

كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذَا فَرَغَ مِنْ قِرَاءَةِ أُمِّ اَلْقُرْآنِ رَفَعَ صَوْتَهُ وَقَالَ : “آمِينَ”.

“Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam ketika selesai membaca Ummul Qur’an (Surat Al-Fatihah) mengangkat suara beliau dan mengatakan: “Aamiin.”” (Dihasankan oleh Ad-Daraquthni, dan Imam Hakim menshahihkan hadits ini dalam kitab Mustadrak-nya.”

Hadits ini adalah hadits dha’if, namun kenapa para ulama menyatakan bahwa hadits ini adalah hasan?
Karena di sana ada hadits yang menjadi syahid, yang inilah menjadi dasar oleh Imam Al-Hafidz (Ibnu Hajar Al-Asqalani) menurunkan hadits ini beriringan, yaitu hadits dari Wa-il ibnu Hujr, yang dikeluarkan oleh Imam Abu Dawud di dalam Sunan-nya, juga oleh Imam At-Tirmidzi di dalam Sunan-nya, dari jalan Sufyan ibnu Ats-Tsauri, Salamah ibnu Kuhail, dari Hujr ibnu Anbas Al-Hadhrami, yang dikatakan oleh Imam Al-Albani bahwa seluruh perawinya adalah perawi Shahihain, kecuali Hujr ibnu Anbas Al-Hadhrami.

Dari Wa’il ibnu Hujr radhiyallahu ‘anhu:

سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ” قَرَأَ : غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ فَقَالَ : آمِينَ وَمَدَّ بِهَا صَوْتَهُ

“Saya mendengarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membaca: “Ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalliin” (QS Al-Fatihah [1]: 7), maka beliau mengucapkan, “Aamiin” dan memanjangkan suaranya.”

Baca Juga:
Penghapus-Penghapus Pahala (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Hadits ini dinyatakan hasan oleh Imam At-Tirmidzi. Kata Imam Al-Hafidz Ibnu Hajar, sanadnya shahih, juga Syaikh Albani mengatakan sanad-nya jayyid dan rijalnya adalah rijalush Shihaini kecuali Hujr ibnu ‘Anbas Al-Hadhrami, tetapi dia (Hujr bin ‘Anbas) tetap seperti yang ditegaskan oleh Imam Al-Hafidz di dalam kitab Taqrib-nya shaduqun, yaitu jujur.

Dengan rangkaian 2 riwayat inilah, hadits yang pertama itu bisa kita katakan hadits shahih, karena di sana ada syahid.

Mari kita lanjutkan untuk mempelajari tata cara shalat yang benar sesuai tuntunan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam melalui kitab kenamaan Bulughul Maram dengan mendownload ceramah agama ini.

Download Kajian Kitab Bulughul Maram: Sifat Shalat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam (Bagian ke-15: Dianjurkan Mengeraskan Lafadz Amin setelah Membaca Al-Fatihah – Hadits 283-284)

Ayo share ceramah agama penuh manfaat seri pembahasan shalat yang tentunya tidak bisa diabaikan oleh Muslimin. Share ke Facebook, Twitter, dan Google+ sekarang juga yuk.

Telegram Rodja Official

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.