Telegram Rodja Official

Syarh Buluughul Maraam

Sifat Shalat Nabi – Bagian ke-5: Doa Iftitah / Istiftah sesuai dengan yang Diajarkan Rasulullah – Hadits 271 – Kitab Bulughul Maram (Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc.)

By  |  pukul 9:40 pm

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 02 Mei 2015 pukul 1:42 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=13353

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Zainal Abidin Syamsudin

Kajian kitab Bulughul Maram, Bab Sifat Shalat Nabi, kita lanjutkan kembali kepada pembahasan macam-macam doa istiftah, di mana pada pertemuan sebelumnya telah disampaikan tentang Doa Iftitah / Istiftah sesuai dengan yang Diajarkan Rasulullah dari Hadits 270. Pada Rabu malam, 11 Jumadal Ula 1435 / 12 Maret 2014, pukul 20:00-21:30 WIB, kita melanjutkan kembali kepada doa istiftah yang lain yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-5: Doa Iftitah / Istiftah sesuai dengan yang Diajarkan Rasulullah – Hadits 271)“. Silakan download rekaman ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Zainal Abidin ini sekarang juga.

[sc:status-syarah-bulughul-maram-ustadz-zainal-abidin-2013]
[sc:ralat-seri-sifat-shalat-nabi-ustadz-zainal]

Ringkasan Ceramah – Kajian Kitab Bulughul Maram: Bab Sifat Shalat Nabi (بَابُ صِفَةِ اَلصَّلَاةِ)

Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-5: Doa Iftitah / Istiftah sesuai dengan yang Diajarkan Rasulullah – Hadits 271)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:

Baca Juga:
Kitab Terbaik untuk Dimiliki oleh Penuntut Ilmu Pemula, Hukum Mencontek saat Ujian, Shalat di Tengah Laut, hingga Hukum Belajar Agama Via Internet - Fatwa-Fatwa Pilihan (Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan)

كَانَ رَسُولُ اَللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَبَّرَ لِلصَّلَاةِ سَكَتَ هُنَيَّةً ، قَبْلِ أَنْ يَقْرَأَ ، فَسَأَلْتُهُ ، فَقَالَ : أَقُولُ :

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika takbiratul ihram untuk melakukan shalat, diam sejenak sebelum membaca (Surat Al-Fatihah), saya (Abu Hurairah) bertanya (apa yang dibaca saat diam sejenak tersebut). Rasulullah menjawab, “Saya membaca:

اَللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ اَلْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ ، اَللَّهُمَّ نقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى اَلثَّوْبُ اَلْأَبْيَضُ مِنْ اَلدَّنَسِ ، اَللَّهُمَّ اِغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ

(Muttafaqun ‘alaihi)””

Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Al-Bukhari di dalam Shahih-nya dengan nomor 744 dan Imam Muslim dengan nomor 598, dan keduanya di dalam Kitabish Shalah.

Inilah salah satu doa iftitah (doa istiftah) yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan didokumentasikan pada Hadits 271 dari kitab Bulughul Maram. Mari download ceramah agama Islam ini untuk semakin mendalami tata cara shalat yang sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah

Download Kajian Kitab Bulughul Maram: Sifat Shalat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-5: Doa Iftitah / Istiftah sesuai dengan yang Diajarkan Rasulullah – Hadits 271)

Bagikan juga ya tautan ceramah ini ke Facebook, Twitter, dan Google+, semoga bermanfaat bagi kaum Muslimin yang ingin mengetahui lebih dalam tentang shalat yang sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

86 ÷ = 43

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.