Telegram Rodja Official

Aqiidatu As-Salaf Ashaabul Hadiits

Penjelasan tentang Sifat Istiwa Allah – Bagian ke-1 – Kitab Aqidah As-Salaf Ashabul Hadits (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

By  | 

Notice: Undefined variable: PodpressSettings in /home/radiorod/public_html/wp-content/plugins/powerpress/powerpress.php on line 3565

Pengajian Islam oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.

Berikut ini adalah rekaman pengajian Islam yang membahas masalah aqidah ahlussunnah wal jamaah. Pengajian ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan dari kitab Aqidah As-Salaf Ashabul Hadits, karya seorang ulama ulama Mazhab Syafi’i yang bernama Imam Abu ‘Utsman Ismail Ash-Shabuni rahimahullah. Pengajian ini disampaikan pada Jumat, 26 Rajab 1436 / 15 Mei 2015. Pada pengajian sebelumnya, beliau telah membahas Aqidah Ahlussunnah terhadap Al-Qur’an (Bagian ke-3) dari kitab tersebut, dan pada pertemuan kali ini, Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan akan melanjutkan kepada “Penjelasan tentang Sifat Istiwa Allah (Bagian ke-1)“.

Ringkasan Pengajian Pengajian Kitab Aqidah As-Salaf wa Ashabul Hadits (عقيدة السلف أصحاب الحديث

Penjelasan tentang Sifat Istiwa Allah (Bagian ke-1)

Imam Abu ‘Utsman Ismail Ash-Shabuni rahimahullah mengometari tentang perkataan Imam Ahmad yang dinukil oleh Imam Ibnu Jarir Ath-Thabari rahimahumallah, beliau berkata:

يثبتون له من ذلك ما أثبته الله تعالى، ويؤمنون به ويصدقون الرب جل جلاله في خبره، ويطلقون ما أطلقه سبحانه وتعالى من استوائه على العرش، ويمرونه على ظاهره ويكلون علمه إلى الله، ويقولون: (آمنا به، كل من عند ربنا، وما يذكر إلا أولو الألباب) كما أخبر الله تعالى عن الراسخين في العلم أنهم يقولون ذلك، ورضيه منهم، فأثنى عليهم به

Baca Juga:
Bab Firman Allah Surat Al-A'raf Ayat 190 - Bagian ke-2 - Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

“Ahlussunnah wal jama’ah menetapkan apa yang ditetapkan oleh Allah Ta’ala dari sifat-sifatNya dan emreka mengimani hal itu dan membenarkan Allah Ta’ala tentang kabar yang disampaikanNya. Mereka mengatakan apa yang dikatakan oleh Allah Ta’ala berupa sifat istiwa di atas ‘ArsyNya dan menerima kabar tentang sifat istiwa tersebut sesuai dengan dzhahirnya. Dan menyerahkan ilmunya kepada Allah Ta’ala seraya mengatakan, “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.” Sebagaimana yang telah dikabarkan oleh Allah Ta’ala tentang para ulama yang betul-betul dalam keilmuannya. Mereka mengatakan yang demikian itu dan Allah merestui hal itu dari mereka. Maka Allah Ta’ala memuji mereka dengan perkataan dan keyakinan itu.”

Bagaimana penjelasan dari pembahasan ini? Silakan simak penjelasan Ustadz Muhammad Nur Ihsan di dalam rekaman pengajian yang penting ini. Download pengajian tersebut dan simak pula tanya jawab seputar aqidah yang dijawab langsung oleh pemateri.

Dengarkan dan Download Pengajian Pengajian Kitab Aqidah As-Salaf wa Ashabul Hadits (عقيدة السلف أصحاب الحديث)

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link download kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Baca Juga:
Tak Kenal Maka Tak Sayang - Bagian ke-2 (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)
Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.