Telegram Rodja Official

Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami

Pemberian Sanksi dengan Kebalikan dari Maksud Si Pelaku – Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.)

By  |  pukul 12:10 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 22 Mei 2015 pukul 8:11 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=13883

Kajian kaidah fiqih oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman dari pelajaran Kaidah Fiqih yang disampaikan oleh Ustadz Kurnaedi pada Kamis pagi, 3 Syaban 1436 / 21 Mei 2015 di Radio Rodja dan RodjaTV. Kajian ini membahas buku “Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami” karya Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf hafidzahullah. Pada pertemuan yang lalu, Ustadz Kurnaedi telah menjelaskan kaidah fiqih yang berbunyi “Hukum Dunia Dilihat dari Dzahirnya sedangkan Hukum Akhirat Dilihat dari Niatnya“, dan pada pertemua kali ini, beliau akan menyampaikan tentang kaidah fiqih yang berbunyi “Pemberian Sanksi dengan Kebalikan dari Maksud Si Pelaku“. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Kajian Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami

Kaidah Fiqih: Pemberian Sanksi dengan Kebalikan dari Maksud Si Pelaku

Pada kajian kali ini, Ustadz Kurnaedi akan membahas dan menjelaskan tentang kaidah fiqih yang masih berhubungan dengan permasalah niat. Kaidah itu berbunyi:

المعاقبه بنقيض القصد ثابتة شرعا وقدرا

“Pemberian sanksi dengan kebalikan dari maksud si pelaku adalah tetap baik menurut syariat atau pun takdir.”

Para ulama menjelaskan bahwa kaidah ini merupakan salah satu kaidah yang terkenal di kalangan ulama dan hampir seluruh kitab fikih menyebutkan kaidah ini. Maka hal ini menunjukan bahwa kaidah ini sangat penting.

Baca Juga:
Kaidah Fiqih: Kaidah Muthlaq dan Muqayyad - Bait 102 - Bagian ke-2 hingga Bait 103 (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

Makna dari kaidah ini adalah bahwa seluruh orang yang punya maksud untuk melakukan sebuah perbuatan dan maksudnya adalah maksud yang rusak, maka orang ini dimuamalahi atau diberi sanksi dengan kebalikan apa yang dia maksud atau dengan apa yang dia niatkan. Hal ini sebagai bentuk sanksi atas maksudnya yang rusak tersebut. Dan hukum ini berlaku dalam hukum-hukum dunia dan juga dalam hukum-hukum akhirat.

Silakan simak kajian selengkapnya yang berkaitan dengan niat di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi ini. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kaidah Fiqih: Pemberian Sanksi dengan Kebalikan dari Maksud Si Pelaku

Jangan lupa untuk turut membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang besar.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× 9 = 45

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.