Rodja Peduli

At-Tafsiir Al-Muyassar

Tafsir Surat Asy-Syams (Bagian ke-2) dan Surat Al-Balad (Bagian ke-1) – Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 7:10 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 02 Maret 2017 pukul 8:28 am

Tautan: http://rodja.id/yy

Ceramah agama Islam tentang tafsir Al-Qur’an Al-Karim oleh: Al-Ustadz Badrusalam, Lc.

Mari kita lanjutkan kembali, kajian Tafsir Juz ‘Amma bersama Ustadz Abu Yahya Badrusalam yang pada kali kesempatan yang lalu telah menyelesaikan Tafsir Surat Al-Lail (Bagian ke-2) dan Surat Asy-Syams (Bagian ke-1). Maka, melanjutkan pembahasan sebelumnya yang belum tuntas, kini, kita akan mengkaji tentang Tafsir Surat Asy-Syams (Bagian ke-2) dan Surat Al-Balad (Bagian ke-1). Ceramah tafsir Al-Quran ini disampaikan secara langsung dari Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Jl. Pahlawan, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor pada Selasa malam, 2 Sya’ban 1436 / 19 Mei 2015, pukul 18:00-19:00 WIB. Silakan download rekaman ceramahnya sekarang juga.

NB: Mohon maaf, pada ceramah ini memang tidak ada sesi tanya-jawab.

Rekaman video: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. – Tafsir Surat Asy-Syams (Bagian ke-2) dan Surat Al-Balad (Bagian ke-1) – Tafsir Juz ‘Amma

[sc:status-tafsir-al-muyassar-ustadz-badrusalam-2013]

Al-Qur’an Al-Karim, Surat Asy-Syams (91) dan Surat Al-Balad (90)

Berikut adalah 2 surat yang dibahas pada kesempatan Tafsir Juz ‘Amma kali ini, yaitu Surat Asy-Syams dan Surat Al-Balad.

Baca Juga:
Keutamaan Membaca Al-Qur'an

Surat Asy-Syams (91): 1-15

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا (١) وَالْقَمَرِ إِذَا تَلَاهَا (٢) وَالنَّهَارِ إِذَا جَلَّاهَا (٣) وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَاهَا (٤) وَالسَّمَاء وَمَا بَنَاهَا (٥) وَالْأَرْضِ وَمَا طَحَاهَا (٦) وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا (٧) فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا (٨) قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا (٩) وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا (١٠) كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَاهَا (١١) إِذِ انبَعَثَ أَشْقَاهَا (١٢) فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ نَاقَةَ اللَّهِ وَسُقْيَاهَا (١٣) فَكَذَّبُوهُ فَعَقَرُوهَا فَدَمْدَمَ عَلَيْهِمْ رَبُّهُم بِذَنبِهِمْ فَسَوَّاهَا (١٤) وَلَا يَخَافُ عُقْبَاهَا (١٥)

“Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,(1) dan bulan apabila mengiringinya,(2) dan siang apabila menampakkannya,(3) dan malam apabila menutupinya,(4) dan langit serta pembinaannya,(5) dan bumi serta penghamparannya,(6) dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),(7) maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.(8) sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu,(9) dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.(10) (Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas,(11) ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,(12) lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: (“Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya”.(13) Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah),(14) dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.(15)”

Pembahasan Tafsir Surat Al-Balad dimulai pada menit dan detik ke-12:19.

Surat Al-Balad (90): 1-20

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Baca Juga:
Bab Anjuran untuk Menjaga Iman dan Ilmu dan Seterusnya - Hadits 87-88 - Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Badrusalam, Lc.)

لَا أُقْسِمُ بِهَذَا الْبَلَدِ (١) وَأَنتَ حِلٌّ بِهَذَا الْبَلَدِ (٢) وَوَالِدٍ وَمَا وَلَدَ (٣) لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ (٤) أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ (٥) يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالاً لُّبَداً (٦) أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُ أَحَدٌ (٧) …

“Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),(1) dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini,(2) dan demi bapak dan anaknya.(3) Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.(4) Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorang pun yang berkuasa atasnya?(5) Dan mengatakan: “Aku telah menghabiskan harta yang banyak.”(6) Apakah dia menyangka bahwa tiada seorang pun yang melihatnya?(7) …”

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Tafsir Surat Asy-Syams (Bagian ke-2) dan Surat Al-Balad (Bagian ke-1)

Tafsir Surat Asy-Syams

Allah Ta’ala berfirman:

كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِطَغْوَاهَا (الشمس: ١١)

“(Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulNya) karena mereka melampaui batas,” (QS Asy-Syams [91]: 11)

Apa yang dimaksud dengan thaghwaha (طغواها)?
Sebagian ulama mengatakan dari kata tughyan, yang artinya melampaui batas. Sebagian (ulama lainnya) mengatakan, seperti Muhammad bin Ka’ab, “بطغواها artinya “بأجمعها“, artinya seluruh kaum Tsamud mendustakan Rasul Allah, yaitu Nabi Shalih ‘alaihis salam. Dan makna pertama, kata Ibnul Qayyim, itu lebih kuat, dari kata “طَغَى “.

Ayat ini menunjukkan bahwa sebab suatu kaum itu mendustakan ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala karena yang pertama yaitu, al-kibr, yaitu kesombongan mereka. Yang kedua, karena hawa nafsu. Karena thughyan, yaitu melampaui batas, di antaranya karena hawa nafsu. Seseorang yang mengikuti hawa nafsunya, (maka) ia melampaui batas.

Baca Juga:
Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Hadits 1287-1292 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Download yuk rekaman ceramah agama dari lanjutan Tafsir Surat Asy-Syams dan Tafsir Surat Al-Balad

Download Kajian Tafsir Al-Qur’an: Tafsir Surat Asy-Syams (Bagian ke-2) dan Surat Al-Balad (Bagian ke-1)

Mari sebarkan ceramah ini ke akun media sosial kita, baik Facebook, Twitter, hingga Google+.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.