Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Riyadhush Shalihin: Bab Disunnahkan untuk Memperindah Suara saat Membaca Al-Qur’an, dst – Bab ke-182 dan ke-183 (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 28 Desember 2016 pukul 5:29 am

Tautan: http://rodja.id/pq

Kajian kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Firanda Andirja, M.A.

Alhamdulillah, bisa kita simak kembali pada Sabtu sore, 6 Muharram 1435 / 10 November 2013, pukul 17:00-18:00 WIB di Radio Rodja dan RodjaTV dengan pembahasan rutin Syaikh Abdurrazzaq bin Abdilmuhsin Al-Badr dari kitab Riyadhush Shalihin, yang masuk kepada pembahasan bab ke-182 dan bab ke- 183. Dua bab ini membahas tentang “Disunnahkannya Memperindah Suara saat Membaca Al-Qur’an” dan “Memberi Motivasi/Semangat untuk Membaca Surat-surat atau Ayat-ayat Khusus pada Al-Qur’an“, yaitu bab yang terdapat pada kitab Fadhilah / Keutamaan Amal (كتَاب الفَضَائِل). Silakan Anda dapat download rekaman kajian kitab Riyadhush Shalihin berikut dengan sesi tanya-jawab bersama Syaikh Abdurrazzaq hafidzahullah.

[sc:status-riyadhush-shalihin-syaikh-abdur-razzaq-abdul-muhsin-2013]

Daftar Isi

Baca Juga:
Keutamaan Kalimat Hauqalah - Bagian ke-1 - Kajian Aqidah (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Fadhilah / Keutamaan Amal

Bab ke-182: Bab Disunnahkan untuk Memperindah Suara saat Membaca Al-Qur’an dan Meminta Seseorang yang Suaranya Bagus untuk Membacakan Al-Qur’an sehingga Kita Mendengarkan Bacaannya Tersebut (باب استحباب تحسين الصوت بالقرآن وطلب القراءة من حسن الصوت والاستماع لها) [00:21]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا أَذِنَ اللهُ لِشَيءٍ مَا أَذِنَ لِنَبِيٍّ حَسَنِ الصَّوْتِ يَتَغَنَّى بِالقُرْآنِ يَجْهَرُ بِهِ

“Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak pernah mengizinkan sesuatu sebagaimana mengizinkan kepada seorang Nabi yang suaranya indah, kemudian dia melantunkan bacaan Al-Qur’an, dan dia mengeraskan bacaan tersebut.” (H.R. Bukhari-Muslim)

Al-Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan makna “أَذِنَ الله” (“Allah mengizinkan”) yaitu “اسْتَمَعَ“, artinya “Allah mendengar“.

Jadi kalau hadits tersebut diartikan sesuai dengan penjelasan Imam Nawawi rahimahullah:
“Allah tidak pernah mendengarkan sebagaimana Allah mendengarkan seorang Nabi yang suaranya indah, dia melantunkan Al-Qur’an dengan suaranya yang keras.”

Bab ke-183: Bab Memberi Motivasi untuk Membaca Surat-surat dan Ayat-ayat yang Khusus (باب الحث عَلَى سور وآيات مخصوصة) [26:22]

Dari Abi Sa’id Rafi’ bin Mu’alla radhiyallahu ‘anhu:

قَالَ لي رسولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم: «أَلاَ أُعَلِّمُكَ أَعْظَمَ سُورَةٍ في القُرْآن قَبْلَ أَنْ تَخْرُجَ مِنَ الْمَسْجِدِ؟» فَأخَذَ بِيَدِي، فَلَمَّا أرَدْنَا أَنْ نَخْرُجَ، قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، إنَّكَ قُلْتَ: لأُعَلِّمَنَّكَ أعْظَمَ سُورَةٍ في القُرْآنِ؟ قَالَ: «الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِينَ، هِيَ السَّبْعُ المَثَانِي وَالقُرْآنُ العَظِيمُ الَّذِي أُوتِيتُهُ»

Baca Juga:
Bab Larangan Menyerupai Setan dan Orang-Orang Kafir, Bab Larangan Qaza', hingga Bab Makruhnya Beristinja dan Menyentuh Kemaluan dengan Tangan Kanan - Bab 293-298 - Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-Badr)

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata kepadaku, “Wahai Rafi’, apakah mau aku ajarkan kepada engkau surat yang paling agung dalam Al-Qur’an sebelum engkau keluar dari masjid?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memegang tanganku. Tatkala kami hendak keluar dari masjid, aku berkata, “Ya Rasulullah, engkau telah berkata, “Apakah mau aku ajarkan kepada engkau surat yang teragung dalam Al-Qur’an?” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membacakan Surat Al-Fatihah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِينَ” (Surat Al-Fatihah), dia adalah 7 ayat yang diulang-ulang, dan dia adalah Al-Qur’an yang agung yang aku diberikan Allah Al-Qur’an tersebut.”” (H.R. Bukhari)

Penjelasan lebih lengkap, tentunya dapat Anda simak langsung dalam rekaman kajian kitab Riyadhush Shalihin berikut atau mendownloadnya sekarang.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab ke-182 dan ke-183

Silakan dibagi-bagikan kepada saudara-saudara kita di Facebook, Twitter, dan Google+. Jazakumullahu khoiron.

1 Comment

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    37 − = 35

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.