Telegram Rodja Official

Mukadimah – Bagian ke-5 – Kitab Kun Salafiyyan ‘alal Jaddah

By  |  pukul 2:33 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 19 Dzulqa'dah 1439 / 01 Agustus 2018 pukul 7:58 am

Tautan: https://rodja.id/1ym

Mukadimah – Bagian ke-5 – Kitab Kun Salafiyyan ‘alal Jaddah merupakan kajian Islam ilmiah yang disampaikan oleh: Ustadz Abdullah Taslim, M.A. dalam pembahasan kajian kitab “كن سلفيا على الجادة (Kun Salafiyyan ‘alal Jaddah)” karya Syaikh Abdussalam bin Salim As-Suhaimi hafidzahullah. Kitab ini membahas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan manhaj dan salaf. Kajian ini disampaikan pada 7 Rabbi’ul Awwal 1439 H / 26 November 2017 M.

Download juga kajian sebelumnya: Mukadimah – Bagian ke-4 – Kitab Kun Salafiyyan ‘alal Jaddah

Ceramah Agama Islam Tentang Mukadimah – Bagian ke-5 – Kitab Kun Salafiyyan ‘alal Jaddah

Syaikh Abdussalam bin Salim As-Suhaimi hafidzahullah menukil ucapan Imam Ahmad bin Hambal rahimahullahu ta’ala yang mengatakan, “termasuk landasan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah berpegang teguh dengan petunjuk yang telah dijalankan oleh para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam serta mengambil teladan, mengikuti jalan mereka dan meninggalkan perbuatan-perbuatan bid’ah.”

Baca Juga:  Hidup Bahagia di Atas Tauhid dan Sunnah (Ustadz Mukti Ali, Lc.)

Ketika hadits-hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyebutkan tentang keadaan fitnah diakhir zaman, tentu ini merupakan bimbingan dan bukti kesempurnaan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menjelaskan segala kebaikan kepada umat ini dan memperingatkan mereka dari segala keburukan.

Bukankah didalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

إنه لم يكن نبي قبلي إلا كان حقا عليه أن يدل أمته على خير ما يعلمه لهم، وينذرهم شر ما يعلمه لهم

“Sesungguhnya tidak ada seorang Nabi pun sebelumku, melainkan wajib baginya untuk menunjukkan kepada umatnya kebaikan yang ia ketahui untuk mereka, serta memperingatkan mereka dari keburukan yang diketahui bagi mereka.” (HR. Muslim)

Baca Juga:  Shalat adalah Pintu Terbesar Diampuni Dosa-Dosa

Maksudnya adalah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan bimbingan kepada kita. Sehingga ketika kita mempelajari ini, kita berusaha menetapi bimbingan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian ketika kita menyebutkan bahwa ada orang-orang yang menyimpang dari jalan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. ini bukan berarti kita lantas menghukumi orang lain sebagai penghuni neraka dan hanya kita yang masuk surga.

Padahal tidak ada yang mengkalim demikian. Bukankah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mengatakan tentang golongan yang selamat dari ancaman api neraka? Mereka adalah orang-orang yang mengikuti petunjuk yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan dan yang dipraktekan oleh para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kita tidak pernah mengatakan bahwa kita yang paling tahu dan paling kuat dalam mempraktekannya. Tetapi kita katakan bahwa kita sedang belajar. Oleh karena itu kita buktikan dengan merujuk kepada kitab-kitab para ulama yang menukil hadits-hadits shahih dan menafsirkan dengan pemahaman para sahabat.

Baca Juga:  Takwa - Bagian ke-4 - Bimbingan Islam (Ustadz Jazuli, Lc.)

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download mp3 Ceramah Agama Islam Mukadimah – Bagian ke-5 – Kitab Kun Salafiyyan ‘alal Jaddah

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: Rodja Official
Facebook Page: Radio Rodja 756 AM
Twitter: @radiorodja
Instagram: @radiorodja
Website: radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook Page: Rodja TV
Twitter: rodjatv
Instagram: rodjatv
Website: rodja.tv

 

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.