Rodja Peduli

Syarh Buluughul Maraam

Sifat Shalat Nabi – Bagian ke-2: Cara Shalat Nabi Muhammad – Hadits 267-268 – Kitab Bulughul Maram (Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc.)

By  |  pukul 9:40 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 17 Oktober 2018 pukul 10:02 am

Tautan: https://rodja.id/230

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Zainal Abidin Syamsudin

Ceramah agama Islam ini adalah yang live di Radio Rodja dan RodjaTV pada Rabu malam, 15 Shafar 1435 / 18 Desember 2013, pukul 20:00-21:30 WIB, yang alhamdulillah dapat kita lanjutkan kembali materi tentang shalat, di mana sebelumnya telah disampaikan kajian pengantar sifat shalat Nabi. Ustadz Zainal Abidin memulai pembahasannya dari hadits pertama pada bab tersebut, bab Sifat Shalat, kitab Bulughul Maram, yaitu Hadits 267-268. Dan alhamdulillah, kini dapat kita download rekaman MP3 ceramah agamanya.

[sc:status-syarah-bulughul-maram-ustadz-zainal-abidin-2013]
[sc:ralat-seri-sifat-shalat-nabi-ustadz-zainal]

Ringkasan Ceramah – Kajian Kitab Bulughul Maram: Bab Sifat Shalat Nabi (بَابُ صِفَةِ اَلصَّلَاةِ)

Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-2: Cara Shalat Nabi Muhammad – Hadits 267-268)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا قُمْتُ إِلَى اَلصَّلَاةِ فَأَسْبِغِ اَلْوُضُوءَ , ثُمَّ اِسْتَقْبِلِ اَلْقِبْلَةَ , فَكَبِّرْ , ثُمَّ اِقْرَأْ مَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنْ اَلْقُرْآنِ , ثُمَّ اِرْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا , ثُمَّ اِرْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا , ثُمَّ اُسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا , ثُمَّ اِرْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا , ثُمَّ اُسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا , ثُمَّ اِرْفَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ جَالِسًا , ثُمَّ اُسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا , ثُمَّ اِفْعَلْ ذَلِكَ فِي صَلَاتِكَ كُلِّهَا

Baca Juga:
Meminta Izin Untuk Masuk Ke Rumah Seseorang

“Jika kamu ingin shalat maka sempurnakan wudhu kalian. Kemudian menghadaplah kiblat. Kemudian, takbir. Kemudian, bacalah yang mudah bagimu dari Al-Qur’an. Kemudian, ruku’-lah sampai kamu betul-betul tuma’ninah. Kemudian, bangkitlah dari ruku’ sampai betul-betul i’tidal. Kemudian sujudlah sampai kamu tuma’ninah sujud. Kemudian bangkitlah dari sujud sampai betul-betul tuma’ninah dalam keadaan duduk. Kemudian, sujudlah kembali sampai kamu betul-betul tuma’ninah dalam keadaan sujud. Lakukan itu di dalam semua shalat kamu.” (H.R. As-Sab’ah [7 perawi], dan lafadz ini dari Al-Bukhari)

Dalam Sunan Ibnu Majah, yang menggunakan sanad Imam Muslim:

حَتَّى تَطْمَئِنَّ قَائِمًا

“Sampai kamu tuma’ninah dalam keadaan berdiri.”

Hadits ke-268, sebagaimana hadits Rifa’ah bin Rafi’ radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Ibnu Hibban.

Di dalam lafadz yang diturunkan oleh Imam Ahmad:

فَأَقِمْ صُلْبَكَ حَتَّى تَرْجِعَ اَلْعِظَامُ

“Tegakkan tulang rusukmu sampai seluruh anggota tubuh itu kembali ke tempatnya.”

Simak penjelasan lebih lanjut dan lengkapnya, dengan download ceramah agama Islam ini atau dengarkan langsung dari player yang tersedia.

Download Kajian Kitab Bulughul Maram: Sifat Shalat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-2: Cara Shalat Nabi Muhammad – Hadits 267-268)

Silakan bagikan MP3 ceramah agama Islam ini atau share tautan ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Jazakumullahu khoiron.

4 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.