Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya – Bagian ke-2 – Bab 244 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 08 Juni 2017 pukul 11:39 am

Tautan: http://rodja.id/1d7

Ceramah agama tentang kajian kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Firanda Andirja, M.A.

Alhamdulillah kita bisa melanjutkan kembali pengajian kitab Riyadhush Shalihin yang dikaji oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Kajian ini merupakan hasil rekaman yang disiarkan secara live pada Senin sore, 8 Jumadal Ula 1435 / 10 Maret 2014 di Radio Rodja dan RodjaTV. Pada pembahasan yang lalu, beliau telah membahas Bab 243 Bagian ke-2 dan Bab 244 Bagian ke-1, dan pada pembahasan kali ini beliau melanjutkan pembahasan dari Bab 244, yaitu tentang Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya (Bagian ke-2).

[sc:status-riyadhush-shalihin-syaikh-abdur-razzaq-abdul-muhsin-2013]

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Dzikir (كتاب الأذكار)

Bab ke-244: Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya (باب فضل الذكر والحث عليه) – Bagian ke-2

Dari Abu Musa Al-Anshariy radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam besabda:

مَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ عَشْرَ مَرَّاتٍ، كَانَ كَمَنْ أَعْتَقَ أَرْبَعَةَ أَنْفُسٍ مَنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيْلَ. متفق عليه

Baca Juga:
Khutbah Jum'at: Do'a Mensyukuri Nikmat Allah (Nasihat Nabi Kepada Mu'adz)

“Barangsiapa yang mengucapkan “laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikallahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa hua ‘alaa kulli syai’in qadiir“, sebanyak 10 kali, maka baginya pahala seperti memerdekakan 4 orang budak dari anak keturunan nabi Isma’il.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berkata kepadaku:

ألاَ أُخْبِرُكَ بِأَحَبِّ الكَلاَمِ إِلَى اللهِ؟ إنَّ أَحَبَّ الكَلاَمِ إِلَى اللهِ: سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ. رواه مسلم

“Maukah aku beritahukan kepadamu suatu ucapan yang paling dicintai oleh Allah? Sesungguhnya ucapan yang paling dicintai oleh Allah adalah “subhanallah wa bihamdih“.” (HR Muslim)

Dari Abu Malik Al-Anshariy radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam besabda:

الطُّهُورُ شَطْرُ الإيمانِ، وَالحَمْدُ للهِ تَمْلأُ المِيزَانَ، وَسُبْحَانَ اللهِ وَالحَمْدُ للهِ تَمْلآنِ – أَوْ تَمْلأُ – مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ. رواه مسلم

“Kesucian merupakan sebagian dari iman, dan kalimat “alhamdulillah” itu akan memenuhi timbangan, dan kalimat “subhanallah walhamdulillah” akan memenuhi apa-apa yang ada di antara langit dan bumi.” (HR Muslim)

Anda bisa menyimak kajian selengkapnya dengan mendownload kajian Islam ini yang merupakan pembahasan dari kitab Riyadhush Sholihin, Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya (Bagian ke-2) oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab 244 – Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya (Bagian ke-2)

Baca Juga:
Keutamaan Bertahmid, Bertakbir, Bertahlil, dan Bertasbih - Bagian ke-2 - Kitab Adz-Dzikr wa Ad-Du'a (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 8 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.