Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya – Bagian ke-5 – hingga Bab Keutamaan Majelis Dzikir – Bagian ke-1 – Bab 244-247 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 18 Maret 2015 pukul 10:32 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=5428

Ceramah agama tentang kajian kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Badrusalam, Lc.

Kajian Syarah Riyadhush Shalihin yang dapat Anda download kali ini adalah rekaman dari siaran live pada Ahad sore, 21 Jumadal Ula 1435 / 23 Maret 2014 di Radio Rodja dan RodjaTV. Pada kajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Bab 244 (Bagian ke-4), dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr membawakan bahasan dari beberapa bab sekaligus, yaitu Bab 244 tentang Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya (Bagian ke-5); Bab 245 tentang Berdzikir kepada Allah dalam Keadaan Berdiri, Duduk dan Berbaring; Bab 246 tentang Do’a sebelum Tidur dan Bangun Tidur; dan Bab 247 tentang Keutamaan Majelis Dzikir (Bagian ke-1).

[sc:status-riyadhush-shalihin-syaikh-abdur-razzaq-abdul-muhsin-2013]

Daftar Isi

Baca Juga:
Doa dalam Shalat dan setelah Tasyahud - Bagian ke-1 - Kitab Adz-Dzikr wa Ad-Du'a (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Dzikir (كتاب الأذكار)

Bab ke-244: Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya (باب فضل الذكر والحث عليه) – Bagian ke-5

Dari Abu Musa Al-Asy’ariy radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pernah berkata kepadaku:

أَلَا أدُلُّكَ عَلَى كَنْزٍ مِنْ كُنُوزِ الجَنَّةِ؟ فقلت: بَلَى يَا رَسُوْلَ الله قَالَ: لَا حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ. متفق عَلَيْهِ

“Maukah aku tunjukan kepadamu salah satu dari harta karun-harta karun surga? Maka aku pun menjawab: “Tentu saja wahai Rasulullah.” Kemudian beliua bersabda: “laa hawala walaa quwwata illaa billah.”” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Bab ke-245: Bab Berdzikir kepada Allah dalam Keadaan Berdiri, Duduk dan Berbaring (باب ذكر الله تَعَالَى قائمًا أَوْ قاعدًا ومضطجعًا ومحدثًا وجنبًا وحائضًا إِلاَّ القرآن فَلاَ يحل لجنب وَلاَ حائض)

[09:39]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ، الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring.” (QS Ali ‘Imran [3]: 190-191)

Bab ke-246: Bab Doa sebelum Tidur dan Bangun Tidur (باب مَا يقوله عِنْدَ نومه واستيقاظه)

[19:24]

Dari Hudzifah dan Abu Dzar radhiyallahu ‘anhuma, mereka berdua mengatakan bahwa dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika hendak tidur, beliau membaca:

Baca Juga:
Bacaan saat Datangnya Kematian dan saat Ta'ziyah - Kitab Adz-Dzikr wa Ad-Du'a (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأموتُ

“Dengan menyebut namaMu ya Allah, aku hidup dan aku mati.”
Dan ketika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangun tidur, beliau membaca:

الحَمْدُ للهِ الَّذِي أَحْيَانَا بعْدَ مَا أماتَنَا وإِلَيْهِ النُّشُورُ. رواه البخاري

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepadaNya kami kembali.” (HR Al-Bukhari)

Bab ke-247: Bab Keutamaan Majelis Dzikir (باب فضل حِلَقِ الذكر والندب إِلَى ملازمتها والنهي عن مفارقتها لغير عذر) – Bagian ke-1

[27:18]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaanNya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka.” (QS Al-Kahfi [18]: 28)

Silakan simak bahasan kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab 244-247 – Bab Keutamaan Dzikir dan Anjuran Melakukannya (Bagian ke-5) hingga Bab Keutamaan Majelis Dzikir (Bagian ke-1)

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Baca Juga:
Pengaduan Tetangga, Barangsiapa yang Menyakiti Tetangganya hingga Dia Pindah, Tetangga Yahudi, Kemuliaan, dan Berbuat Baik kepada Orang yang Baik maupun Jahat - Hadits 124-130 - Kitab Adabul Mufrad (Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.