Telegram Rodja Official

Bab Keutamaan Majelis Dzikir – Bagian ke-2 – dan Bab Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang – Bagian ke-1 – Bab 247-248 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 27 Jumadil awal 1436 / 18 Maret 2015 pukul 10:32 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=5444

Ceramah agama tentang kajian kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Badrusalam, Lc.

Kajian Syarah Riyadhush Shalihin yang dapat Anda download kali ini adalah rekaman dari siaran live pada Senin sore, 22 Jumadal Ula 1435 / 24 Maret 2014 di Radio Rodja dan RodjaTV. Pada kajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Bab 244 (Bagian ke-5) hingga Bab 247 (Bagian ke-1), dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr membawakan dua bab sekaligus, yaitu Bab 247 tentang Keutamaan Majelis Dzikir (Bagian ke-2) dan Bab 248 tentang Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang (Bagian ke-1).

Program Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin - Syaikh Prof. DR 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-'Abbad Al-Badr di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:
Baca Juga:  Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 1023-1028 - TPP: Lima Amalan Penghuni Surga, Keutamaan Menafkahi Istri, hingga Anjuran untuk Bersegera dalam Berinfak (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Ahad sore dan Senin sore, pukul 17:00-17:55 WIB



Status program Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin: SELESAI

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Dzikir (كتاب الأذكار)

Bab ke-247: Bab Keutamaan Majelis Dzikir (باب فضل حِلَقِ الذكر والندب إِلَى ملازمتها والنهي عن مفارقتها لغير عذر) – Bagian ke-2

Dari Abu Waqid Al-Harits bin ‘Auf radhiyallahu ‘anhu, beliau menuturkan bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sewaktu duduk di masjid, sedangkan orang-orang bersama beliau. Tiba-tiba datang tiga orang, dua orang menghadap kepada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan satu orang yang lainnya pergi. Kemudian dua orang tersebut berhenti di hadapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, satu orang dia antara mereka dua melihat satu celah di halaqah lalu duduk mengisinya, sedangkan teman yang satunya duduk di belakang, berbeda dengan orang yang ke-3 tadi yang langsung pergi. Setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai, beliau bersabda:

Baca Juga:  Larangan Memakai Bejana Emas dan Perak untuk Makan, Minum, Bersuci, dan Lainnya, hingga Larangan Diam Seharian sampai Malam Hari - Bab 364-366 - Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-Badr)

ألاَ أُخْبِرُكُمْ عَنِ النَّفَرِ الثَّلاَثَةِ: أَمَّا أَحَدُهُمْ فَأوَى إِلَى اللهِ فآوَاهُ اللهُ إِلَيْهِ. وَأمَّا الآخَرُ فاسْتَحْيَى فَاسْتَحْيَى اللهُ مِنْهُ، وأمّا الآخَرُ، فَأعْرَضَ، فَأَعْرَضَ اللهُ عَنْهُ. متفقٌ عَلَيْهِ

“Maukah aku beri tahu kalian mengenai ketiga orang itu? Adapun yang pertama, dia berlindung kepada Allah maka Allah pun melindunginya. Sedangkan temannya yang kedua, dia merasa malu maka Allah pun merasa malu kepadanya. Sementara yang ketiga, dia berpaling maka Allah pun berpaling kepadanya.” (Muttafaqun ‘Alaihi)

Bab ke-248: Bab Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang( باب الذكر عِنْدَ الصباح والمساء) – Bagian ke-1

[11:16]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاذْكُر رَّبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعاً وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ وَلاَ تَكُن مِّنَ الْغَافِلِينَ

Baca Juga:  Kitab Puasa (Bagian ke-3): Hubungan Suami Istri saat Puasa dan Kafarahnya serta Hukum Puasa saat Safar / Bepergian - Kitab Umdatul Ahkam (Ustadz Abu Qatadah)

“Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatiumu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termask orang-orang yang lalai.” (QS Al-A’raf [7]: 205)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا

“Dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.” (QS Thaahaa [20]: 130)

Silakan simak bahasan kitab Riyadhush Shalihin selengkapnya bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab 247-248 – Bab Keutamaan Majelis Dzikir (Bagian ke-2) dan Bab Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang (Bagian ke-1)

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Telegram Rodja Official

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.