Telegram Rodja Official

Al-Waabilush Shayyib

Keutamaan dan Manfaat Dzikir ke-52 dan ke-53 – Majelis Dzikir Merupakan Majelisnya Para Malaikat – Kitab Al-Wabilush Shayyib (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

By  |  pukul 8:10 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 18 Maret 2015 pukul 10:52 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=6800

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abdullah Taslim, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian yang membahas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan Tazkiyatun Nufus, yang dikaji dari kitab Al-Wabilush Shayyib karya Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah. Dan kajian ini disampaikan oleh Ustadz Abdullah Taslim pada Kamis pagi, 22 Rajab 1435 / 22 Mei 2014, pukul 07:00-08:00 WIB. Pada pertemuan yang lalu, beliau telah menjelaskan tentang Keutamaan dan Manfaat Dzikir ke-50 dan ke-51, yaitu Dzikir Sebab Turunnya Shalawat dari Allah dan MalaikatNya serta Keutamaan Majelis Dzikir. Dan pada pertemuan kali ini, beliau membawakan bahasan tema tentang “Keutamaan dan Manfaat Dzikir ke-52 dan ke-53, yaitu Majelis Dzikir Merupakan Majelisnya Para Malaikat“.

[sc:status-al-wabilush-shayyib-ustadz-abdullah-taslim-2013]

Ringkasan Kajian Kitab Ini: Al-Wabilush Shayyib

Keutamaan dan Manfaat Dzikir (الذكر وفوائده)

Poin ke-52 dan ke-53: Majelis Dzikir Merupakan Majelisnya Para Malaikat

Sesungguhnya majelis atau perkumpulan dzikir yang di dalamnya disebutkan nama Allah, merupakan majelisnya para malaikat yang merupakan hamba-hamba Allah yang senantiasa menaati Allah dan tidak pernah bermaksiat kepadaNya. Para malaikat tidak akan ikut berkumpul di dalam majelis di dunia, kecuali di dalam majelis yang di dalamnya disebutkan pengagungan dan pujian kepada Allah Ta’ala.

Ini merupakan keutamaan yang sangat besar terhadap majelis dzikir. Karena malaikat akan ikut serta hadir di setiap majelis dzikir, majelis yang di dalamnya ada pengagungan dan pujian kepada Allah Ta’ala. ha ini sebagaimana disebutkan di dalam suatu hadits shahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membanggakan orang-orang yang senantiasa berdzikir kepadaNya di hadapan para malaikat-malaikatnya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Shahih Muslim, dari sahabat Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan bahwa suatu hari Mu’awiyah bin Abi Sufyan radhiyallahu ‘anhu keluar untuk menemui sekelompok orang yang sedang bermajelis di dalam masjid, beliau pun berkata: “Apa yang menyebabkan kalian duduk di sini?”, maka mereka pun menjawab: “Kami duduk di sini untuk berdzikir kepada Allah Ta’ala.”

Baca Juga:
Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Hadits 1374-1377 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Bagaimana penjelasan mengenai pembahasan ini? Silakan download dan simak penjelasan lengkapnya oleh Ustadz Abdullah Taslim dalam rekaman kajian ini. Simak juga sesi tanya jawab yang sangat menarik untuk disimak. Semoga bermanfaat.

Download Ceramah Kajian Kitab Al-Wabilush Shayyib: Keutamaan dan Manfaat Dzikir ke-52 dan ke-53

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

43 − 35 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.