Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Keutamaan Istighfar dan Perintah untuk Melakukannya – Bagian ke-3 – Bab 371 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 25 Agustus 2014 pukul 11:21 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=7842

Ceramah agama dan pengajian Islam dengan pembahasan kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Hamzah Abbas, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman pengajian kitab Syarah Riyadhush Shalihin yang disiarkan live pada Senin sore, 22 Syawal 1435 / 18 Agustus 2014, di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada pengajian sebelumnya, telah disampaikan mengenai pembahasan Keutamaan Istighfar dan Perintah untuk Melakukannya yang merupakan pembahasan dari Bab 371 (Bagian ke-2), dan pada pembahasan kali ini Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr, masih akan membahas Bab 371, yaitu “Keutamaan Istighfar dan Perintah untuk Melakukannya (Bagian ke-3)“.

NB: Mohon maaf, kualitas audio ketika kajian live tidak terlalu bagus, sehingga rekamannya juga kurang begitu bagus. Semoga dapat dimaklumi.

Pembahasan dalam Rekaman Pengajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Istighfar (كتَاب الاستغفار)

Bab ke-371: Keutamaan Istighfar dan Perintah untuk Melakukannya (باب الأمر بالاستغفار وفضله) Bagian ke-3

Dari Tsauban radhiyallahu ‘anhu, dia berkata:

Baca Juga:
Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits ke-759 hingga ke-765 - TPP: Tanda-tanda Hari Kiamat dan Hakikat Wali Allah (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

كانَ رَسُولُ اللهِ – صلى الله عليه وسلم – إذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلاَتِهِ، اسْتَغْفَرَ اللهَ ثَلاَثًا وَقَالَ: «اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإكْرَامِ». قيلَ لِلأوْزَاعِيِّ – وَهُوَ أَحَدُ رُوَاتِهِ: كَيفَ الاسْتِغْفَارُ؟ قال: يقُولُ: أسْتَغْفِرُ اللهَ، أسْتَغْفِرُ اللهَ. رواه مسلم

“Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai shalat, beliau membaca istighfar tiga kali, lalu mengucapkan “Ya Allah, Engakaulah Yang Mahasejahtera dan dari Engkaulah kesejahteraan, Mahasuci Engkau wahai, Rabb Yang Memiliki kebesaran dan kemuliaan.” Auza’i, salah seorang perawi hadits ini ditanya: “Bagaimana istighfar itu?” Jawabannya: “Astaghfirullaah – Astaghfirullaah, aku memohon ampunan kepada Allah, aku memohon ampunan kepada Allah.”” (HR Muslim)

Silakan simak penjelasan selengkapnya pengajian kitab Riyadhush Shalihin bersama Asy-Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Keutamaan Istighfar dan Perintah untuk Melakukannya

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download pengajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

÷ 5 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.