Masjid Al-Barkah

Faedah-faedah Sirah Nabawiyah

Hijrahnya Rasulullah dan Para Sahabat ke Madinah – Bagian ke-2: Hijrahnya Shuhaib dan Umar bin Khaththab, Hukum dan Hikmah Berhijrah, serta Parlemen Kafir Quraisy Darun Nadwah – Faedah Sirah Nabawiyah (Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.)

By  |  pukul 9:40 am

Terakhir diperbaharui: Jumat, 05 Mei 2017 pukul 4:35 pm

Tautan: http://rodja.id/190

Ceramah agama sirah nabawiyah dan faedah-faedahnya oleh: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.

Ceramah sirah Nabawiyah (kisah sejarah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam) yang disampaikan oleh Ustadz Ali Musri Semjan Putra di Radio Rodja pada Jumat pagi, 21 Al-Muharram 1436 / 14 November 2014, pukul 08:00-09:30 WIB, alhamdulillah kini dapat Anda unduh rekamannya. Pembahasan sebelumnya adalah tentang Hijrahnya Rasulullah dan Para Sahabat ke Madinah (Bagian ke-1), sehingga pada kesempatan ini, kita berlanjut kepada “Hijrahnya Rasulullah dan Para Sahabat ke Madinah (Bagian ke-2: Hijrahnya Shuhaib dan Umar bin Khaththab, Hukum dan Hikmah Berhijrah, serta Parlemen Kafir Quraisy Darun Nadwah)“.

[sc:status-faedah-sirah-nabawiyah-ustadz-ali-musri-semjan-putra-2013]

Ringkasan Ceramah Agama: Faedah Sirah Nabawiyah

Kisah Hijrahnya Rasulullah dan Para Sahabat ke Madinah (Bagian ke-2)

Kisah Hijrahnya Shuhaib Radhiyallahu ‘anhu

[09:04]
Kisah yang kedua di antara kisah hijrah perjalanan sahabat dalam hijrah ke Madinah, setelah kita pada majelis yang lalu menjelaskan bagaimana kesusahan yang dialami Ummu Salamah, suami, beserta anaknya. Kemudian, kisah yang kedua adalah bagaimana seorang budak bernama Shuhaib. Tatkala dia berhijrah, dia dihambat oleh orang kafir Quraisy, dihadang di perjalanan hijrahnya, bahkan mereka mendatangi rumahnya, mereka mengatakan, “Kamu datang ke negeri kami ini dalam keadaan miskin dan hina, lalu sekarang, kamu telah memiliki harta benda, dan kamu telah mendapatkan kemewahan (jauh lebih baik dari kondisi saat datang ke kota Mekkah). Sekarang kamu ingin keluar dengan harta dan dirimu? Demi Allah, hal itu tidak akan pernah terjadi!”

Baca Juga:
Memperingatkan Wanita Muslimah Untuk Menjaga Kesucian

Akhirnya, Shuhaib mengatakan untuk menebus dirinya dan imannya dengan hartanya. Shuhaib berkata kepada mereka, “Seandainya aku serahkan semua hartaku ini kepada kalian, apakah engkau akan membiarkan aku pergi?” Mereka menjawab, “Iya.”

Dst.

Kisah Hijrahnya Umar bin Khaththab Radhiyallahu ‘anhu

[15:38]
Kisah yang ketiga adalah bagaimana kisah hijrahnya ‘Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu. Sebagian ulama dalam kisah ‘Umar bin Khaththab ini ada 2 kisah. Pertama, adalah ketika ‘Umar bin Khaththab akan hijrah, dia memproklamirkan hijrahnya dan memberitahu orang kafir Quraisy. Ini menunjukkan akan keberaniannya. …

Tetapi kisah ‘Umar bin Khaththab memproklamirkan dirinya akan berhijrah, sebagian ulama ada yang men-dha’if-kan kisah ini, yaitu dari segi sanadnya.

Dst.

Hukum dan Hikmah Berhijrah

[27:33]
Banyak sekali ayat-ayat yang menceritakan tentang hijrah dan keutamaan hijrah ini, di antaranya di dalam Surat An-Nisa, Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan:

إِنَّ الَّذِينَ تَوَفَّاهُمُ الْمَلآئِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ قَالُواْ فِيمَ كُنتُمْ قَالُواْ كُنَّا مُسْتَضْعَفِينَ فِي الأَرْضِ قَالْوَاْ أَلَمْ تَكُنْ أَرْضُ اللّهِ وَاسِعَةً فَتُهَاجِرُواْ فِيهَا فَأُوْلَـئِكَ مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَسَاءتْ مَصِيراً (النساء: ٩٧)

“Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya, “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?” Mereka menjawab, “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah).” Para malaikat berkata, “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?” Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali,” (QS An-Nisa [4]: 97)

Baca Juga:
Memberi Hukuman Kepada Anak

Parlemen Kafir Quraisy Darun Nadwah

[34:13]
Orang kafir Quraisy khawatir setelah kaum Muslimin berhijrah ke Madinah, kemudian mereka berusaha untuk menghalangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam untuk ikut berhijrah ke Madinah dan mereka mengadakan sebuah muktamar / rapat di Darun Nadwah. Para pembesar-pembesar kafir Quraisy dan orang-orang Arab berkumpul (dan berembuk tentang) bagaimana solusi untuk menghambat dakwah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Download Ceramah Faedah Sirah Nabawiyah: Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. – Kisah Hijrahnya Rasulullah dan Para Sahabat ke Madinah (Bagian ke-2: Hijrahnya Shuhaib dan Umar bin Khaththab, Hukum dan Hikmah Berhijrah, serta Parlemen Kafir Quraisy Darun Nadwah)

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.