Telegram Rodja Official

Syarh Buluughul Maraam

Sifat Shalat Nabi – Bagian ke-12: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr – Hadits 280 – Kitab Bulughul Maram (Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc.)

By  |  pukul 9:40 pm

Terakhir diperbaharui: Minggu, 08 Februari 2015 pukul 11:26 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=10995

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Zainal Abidin Syamsudin

Alhamdulillah, pada kesempatan sebelumnya, kita telah menyelesaikan serial pelajaran Sifat Shalat Nabi dari kitab Bulughul Maram tentang Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-11: Hukum Membaca Al-Fatihah dalam Shalat), yaitu hadits ke-279. Kemudian, walhamdulillah, pada Rabu malam, 25 Shafar 1436 / 17 Desember 2014 di Radio Rodja dan Rodja TV, dapat kita lanjutkan kembali kepada hadits berikutnya, yaitu Hadits ke-280 dengan pembahasan tentang Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-12: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr).

[sc:status-syarah-bulughul-maram-ustadz-zainal-abidin-2013]
[sc:ralat-seri-sifat-shalat-nabi-ustadz-zainal]

Ringkasan Ceramah – Kajian Kitab Bulughul Maram: Bab Sifat Shalat Nabi (بَابُ صِفَةِ اَلصَّلَاةِ)

Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-12: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr – Hadits 280)

Kali ini kita akan menyoal tentang hukum mengeraskan “bismillahirrahmanirrahim” pada saat membaca Al-Fatihah di dalam shalat, otomatis di dalam shalat jahriyyah (yang dikeraskan); kalau (di dalam shalat) sirriyyah sudah tidak ada permasalahan. Soal yang berkaitan juga yang nanti kita akan singgung, (yaitu) apakah basmalah itu termasuk Surat Al-Fatihah atau tidak.

Baca Juga:
Bacaan dan Tata Cara Tasyahud - Kitab Bulughul Maram (Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc.)

Maka hal ini kita akan masuk lewat hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu:

أَنَّ اَلنَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ كَانُوا يَفْتَتِحُونَ اَلصَّلَاةِ بِـ (اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ اَلْعَالَمِينَ

“Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar, dan ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma dahulu membuka shalat dengan membaca “Alhamdulillaahi Rabbil ‘aalamiin.” (Muttafaqun ‘alaih)

Ayo kita simak pembahasan mendalam dari hadits tentang bacaan basmalah dalam shalat, agar kita dapat semakin mendalami tentang tata cara shalat berdasarkan dalil dari Al-Quran dan Al-Hadits yang shahih.

Download Kajian Kitab Bulughul Maram: Sifat Shalat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam (Bagian ke-12: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr – Hadits 280)

Mari kita share ceramah agama Islam ini ke Facebook, Twitter, dan Google+

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

53 + = 63

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.