Telegram Rodja Official

Syarh Buluughul Maraam

Sifat Shalat Nabi – Bagian ke-13: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr – Hadits 281 – Kitab Bulughul Maram (Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc.)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Zainal Abidin Syamsudin

Berikut adalah ceramah agama Islam dalam pembahasan seri Sifat Shalat Nabi dari kitab Bulughul Maram, di mana pada kesempatan sebelumnya kita telah mempelajari tentang Sifat Shalat Nabi – Bagian ke-12: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr – Hadits 280). Kemudian pada kesempatan ini, Rabu malam, 1 Rabi’uts Tsani 1436 / 21 Januari 2015, alhamdulillah kita dapat melanjutkan kepada pelajaran yang hampir senada berikutnya, yaitu tentang Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-13: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr) dari Hadits ke-281 pada kitab Bulughul Maram.

[sc:status-syarah-bulughul-maram-ustadz-zainal-abidin-2013]
[sc:ralat-seri-sifat-shalat-nabi-ustadz-zainal]

Ringkasan Ceramah – Kajian Kitab Bulughul Maram: Bab Sifat Shalat Nabi (بَابُ صِفَةِ اَلصَّلَاةِ)

Sifat Shalat Nabi (Bagian ke-13: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr – Hadits 281)

Kali ini kita akan mengangkat hadits dari Nu’aim Al-Mujmir. Nu’aim Al-Mujmir adalah mantan budak keluarga ‘Umar bin Al-Khaththab, yang juga seorang ulama tsiqat, di mana beberapa sahabat meriwayatkan dari beliau, dan mulazim selama 20 tahun dengan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Beliau dipolemikkan oleh para ulama tentang status hadits yang diturunkan oleh Ibnu Hajar ini.

Baca Juga:
Keutamaan Sholat Sunnah Sebelum Dzuhur dan Setelahnya

صَلَّيْتُ وَرَاءَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَرَأَ : (بِسْمِ اَللَّهِ اَلرَّحْمَنِ اَلرَّحِيمِ) . ثُمَّ قَرَأَ بِأُمِّ اَلْقُرْآنِ , حَتَّى إِذَا بَلَغَ : (وَلَا اَلضَّالِّينَ) , قَالَ : “آمِينَ” وَيَقُولُ كُلَّمَا سَجَدَ , وَإِذَا قَامَ مِنْ اَلْجُلُوسِ : اَللَّهُ أَكْبَرُ . ثُمَّ يَقُولُ إِذَا سَلَّمَ : وَاَلَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَشْبَهُكُمْ صَلَاةً بِرَسُولِ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم

“Saya shalat di belakang Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau membaca “bismillaahirrahmaanirrahiim”, kemudian membaca Ummul Qur’an (Al-Fatihah, ketika sampai bacaan: “waladh dhaalliin”, dan orang-orang mengucapkan “Aamiin”. Ketika sujud dan ketika berdiri dari duduk membaca “Allaahu akbar”, kemudian beliau berkata setelah salam: “Demi Dzat yang jiwaku ada di TanganNya, sesungguhnya aku yang paling mirip di antara kalian dalam shalat dengan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam.”

Mari download ceramah agama Islam ini, agar kita dapat memetik penjelasan dan pelajaran dari hadits-hadits tentang shalat dalam kitab Bulughul Maram ini.

Download Kajian Kitab Bulughul Maram: Sifat Shalat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam (Bagian ke-13: Hukum Mengeraskan Basmalah dalam Shalat Jahr – Hadits 281)

Share juga yuk ke Facebook, Twitter, dan Google+. Semoga kita dapat memperoleh pahala dengan menyebarkan kebaikan ini kepada Muslimin.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.