Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Keutamaan Jumat, Wajibnya Shalat Jumat, & Sunnah-sunnah Hari Jumat dan Bab Disunnahkan Sujud Syukur – Bab 210-211 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  | 

Ceramah agama tentang kajian kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Firanda Andirja, M.A.

Alhamdulillah, bisa kita simak kembali pada Senin sore, 19 Shafar 1435 / 23 Desember 2013, pukul 17:00-18:00 WIB tentang penjelasan kitab Syarah Riyadhush Shalihin bersama Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullahu Ta’ala. Telah berlalu bagi kita pada pertemuan sebelumnya, yaitu bab ke-205 hingga ke-209, maka pada kesempatan kali ini, kita memulai dengan pembahasan tentang “Keutamaan Jumat, Wajibnya Shalat Jumat, dan Sunnah-sunnah Hari Jumat“, yaitu bab ke-210 dari kitab Riyadhush Shalihin, dan diakhiri hingga bab ke-211 tentang “Disunnahkan Sujud Syukur“. Dan kini dapat kita download rekaman MP3 kajiannya.

NB: Mohon maaf, Tidak ada sesi tanya-jawab pada saat kajian ini berlangsung.

Daftar Isi

Baca Juga:
Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Hadits 1432-1438 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Program Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin - Syaikh Prof. DR 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al-'Abbad Al-Badr di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:

Ahad sore dan Senin sore, pukul 17:00-17:55 WIB



Status program Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin: SELESAI

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Fadhilah / Keutamaan Amal (كتَاب الفَضَائِل

Bab ke-210: Bab Keutamaan Hari Jumat, Wajibnya Shalat Jumat, tentang Mandi untuk Menghadiri Shalat Jumat, Memakai Wewangian (Parfum), Anjuran untuk Bersegera untuk Melaksanakan Shalat Jumat, Doa pada Hari Jumat, Shalawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pada Hari Jumat, dan Kapan Waktu Doa Dikabulkan pada Hari Jumat, dan Disunnahkan Memperbanyak Mengingat / Berdzikir kepada Allah setelah Melaksanakan Shalat Jumat (باب فضل يوم الجمعة ووجوبها والاغتسال لَهَا والطّيب والتبكير إِلَيْهَا والدعاء يوم الجمعة والصلاة عَلَى النبي – صلى الله عليه وسلم – وفِيهِ بيان ساعة الإجابة واستحباب إكثار ذكر الله تعالى بعد الجمعة)

[00:17]
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيراً لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (الجمعة: ١٠)

“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Q.S. Al-Jumu’ah [62]: 10)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Baca Juga:
Doa dalam Shalat dan setelah Tasyahud - Bagian ke-2 - Kitab Adz-Dzikr wa Ad-Du'a (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

خَيْرُ يَومٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الجُمُعَةِ: فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ أُدْخِلَ الجَنَّةَ، وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا

“Hari yang paling baik (dalam satu pekan) di mana matahari terbit adalah hari Jumat, di mana pada hari tersebut diciptakanlah Nabi Adam ‘alaihis salam, pada hari tersebut Nabi Adam dimasukkan ke surga, dan pada hari itu pula Nabi Adam dikeluarkan dari surga.” (H.R. Muslim)

Penjelasan lengkap tentang bab ini, tentu dapat Anda ikuti dengan langsung download kajiannya atau dengarkan langsung melalui player yang tersedia.

Bab ke-211: Bab Disunnahkan Sujud Syukur saat Mendapatkan Nikmat yang Tampak dan Tertolak / Terhindar dari Bencana yang Tampak (باب استحباب سجود الشكر عِنْدَ حصول نعمة ظاهرة أَو اندفاع بلية ظاهرة)

[54:21]
Dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu ‘anhu:

خَرَجْنَا مَعَ رسولِ الله – صلى الله عليه وسلم – مِنْ مَكّةَ نُريدُ المَدِينَةَ، فَلَمَّا كُنَّا قَرِيبًا مِنْ عَزْوَرَاءَ نَزَلَ ثُمَّ رَفَعَ يَدَيْهِ فَدَعَا الله سَاعَةً، ثُمَّ خَرَّ سَاجِدًا، فَمَكَثَ طَويلًا، ثُمَّ قَامَ فَرَفَعَ يَدَيْهِ سَاعَةً، ثُمَّ خَرَّ سَاجِدًا – فَعَلَهُ ثَلاثًا – وقال: «إنِّي سَألتُ رَبِّي، وَشَفَعْتُ لأُمَّتِي، فَأعْطَانِي ثُلُثَ أُمَّتِي، فَخَرَرْتُ سَاجِدًا لِرَبِّي شُكْرًا، ثُمَّ رَفَعْتُ رَأسِي، فَسَألْتُ رَبِّي لأُمَّتِي، فَأعْطَانِي ثُلُثَ أُمَّتِي، فَخَرَرْتُ سَاجِدًا لِرَبِّي شُكْرًا، ثُمَّ رَفَعْتُ رَأسِي، فَسَألْتُ رَبِّي لأُمَّتِي، فَأعْطَانِي الثُّلثَ الآخَرَ، فَخَرَرْتُ سَاجِدًا لِرَبِّي».

“Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari Makkah menuju Madinah, tatkala kami sampai di dekat suatu tempat yang bernama ‘Azwara’, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun turun, kemudian beliau mengangkat kedua tangannya, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala beberapa waktu, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun sujud agak lama, kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bangun lagi dan mengangkat tangannya (berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala), kemudian sujud lagi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakannya sebanyak 3 kali. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Aku berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan aku memberi syafaat kepada umatku, maka Allah mengabulkan syafaatku kepada sepertiga umatku, maka aku pun tersungkur sujud kepada Allah untuk bersyukur kepada Allah. Kemudian aku mengangkat kepalaku, aku berdoa lagi kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi umatku, maka Allah mengabulkan doaku kepada sepertiga umatku, maka aku pun sujud lagi untuk bersyukur kepada Allah. Kemudian aku bangun lagi, dan aku berdoa lagi kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk umatku, maka Allah pun mengabulkan juga kepada seperti umatku yang lainnya, maka aku pun sujud lagi untuk bersyukur kepada Allah.”” (H.R. Abu Dawud)

Baca Juga:
Tarhib Ramadhan (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Hadits ini adalah hadits yang lemah, ada pendapat para ulama yang membicarakan tentang keshahihan hadits ini. Akan tetapi, sujud syukur merupakan teladan yang dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam karena ada hadits-hadits lain yang shahih yang menunjukkan akan kebiasaan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk sujud syukur.

Alhamdulillah, penjelasan beliau, Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr hafidzahullah begitu bermanfaat, insyaAllah. Silakan simak pembahasan lengkap dua bab dari kitab Riyadhush Shalihin ini, dengan mendownload MP3 rekaman ceramah agamanya atau dengarkan langsung via player yang telah disediakan.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab 210-211 – Bab Keutamaan Jumat, Wajibnya Shalat Jumat, dan Sunnah-sunnah Hari Jumat dan Bab Disunnahkan Sujud Syukur

Ayo bagi-bagikan file MP3 kajiannya dan bagikan (share) pula tautan (link) ini ke akun Facebook, Twitter, dan Google+ milik Anda. Jazakumullahu khoiron.

Telegram Rodja Official

6 Comments

  1. Al Hidayat

    Selasa, _30 _Mei _2017 / 30 Mei 2017 at 10:06

    The requested URL was not found on this server.

    Please check the URL or contact the webmaster.

  2. nuryadin

    Sabtu, _04 _Januari _2014 / 04 Januari 2014 at 14:11

    Jazakallah atas infonya dan kmudhn yg di hadirkan untuk download bbrp kajiaa n islam,,dan ini sngt bermanfaat untuk umum khususnya ana pribadi

  3. Seskohadi

    Rabu, _01 _Januari _2014 / 01 Januari 2014 at 19:22

    Assalamualaikum

    Saya ingin mendownload materi2 ceramah, namun saya tidak menemukan tombol download di website. Mohon petunuuk bagaimana mendownloadnya. Sukron

    • Radio Rodja

      Kamis, _08 _Mei _2014 / 08 Mei 2014 at 09:13

      Wa’alaikumsalam, silakan Anda klik tombol “download” yang ada di bagian kiri paling bawah dari deskripsi masing-masing kajian. Semoga dimudahkan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.