Telegram Rodja Official

Syarh Riyaadhush Shaalihiin

Keutamaan Shalat Malam / Qiyamullail – Bagian ke-1 – Bab 212 – Kitab Riyadhush Shalihin (Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 30 Mei 2017 pukul 3:17 pm

Tautan: http://rodja.id/1c9

Ceramah agama tentang kajian kitab Riyadhush Shalihin oleh: Syaikh Prof. DR ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abdullah Roy, M.A.

Ceramah agama Islam dari pembahasan kitab Riyadhush Shalihin ini adalah yang live pada Ahad sore, 25 Shafar 1435 / 29 Desember 2013, pukul 17:00-18:00 WIB bersama Syaikh ‘Abdurrazzaq bin ‘Abdilmuhsin Al-‘Abbad Al-Badr di Radio Rodja dan RodjaTV. Melanjutkan pembahasan sebelumnya, yaitu kini telah sampai pada bab ke-212, tentang “Keutamaan Shalat Malam / Qiyamullail“.

[sc:status-riyadhush-shalihin-syaikh-abdur-razzaq-abdul-muhsin-2013]

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab Riyadhush Shalihin Ini: Kitab Fadhilah / Keutamaan Amal (كتَاب الفَضَائِل

Bab ke-212: Bab Keutamaan Shalat Malam / Qiyamullail (باب فضل قيام الليل) – Bagian ke-1

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَى أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَاماً مَّحْمُوداً (الإسراء: ٧٩)

“Dan pada sebagian malam hari shalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (Q.S. Al-Isra’ [17]: 79)

Baca Juga:
Tidak Bolehnya Meniup Minuman

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

تَتَجَافَى جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ … (السجدة: ١٦)

“Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya …” (Q.S. As-Sajdah [32]: 16)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

كَانُوا قَلِيلاً مِّنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ (الذاريات: ١٧)

“Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam.” (Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 17)

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha:

كَانَ النبيُّ – صلى الله عليه وسلم – يَقومُ مِنَ اللَّيْلِ حَتَّى تَتَفطَّرَ قَدَمَاهُ، فَقُلْتُ لَهُ: لِمَ تَصْنَعُ هَذَا، يَا رَسُولَ الله، وَقَدْ غُفِرَ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأخَّرَ؟ قَالَ: «أفَلاَ أكُونُ عَبْدًا شَكُورًا!»

“Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan shalat malam sampai bengkak kedua kaki beliau, maka aku pun berkata kepada beliau, “Kenapa engkau melakukan ini, wahai Rasulullah, padahal telah diampuni dosamu yang telah lalu maupun yang akan datang?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Bukankah sudah sepantasnya aku menjadi seorang hamba yang bersyukur!” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kitab Syarah Riyadhush Shalihin – Syaikh ‘Abdur Razzaq: Bab 212 – Keutamaan Shalat Malam / Qiyamullail (Bagian ke-1)

Mari bagikan rekaman MP3 ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Jazakumullahu khoiron.

5 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 16 = 17

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.