Renovasi Masjid

Fiqih Do'a dan Dzikir

Kandungan Umum Surah Al-Fatihah

By  |  | https://rodja.id/5n0

Kandungan Umum Surah Al-Fatihah ini merupakan bagian dari kajian Islam ilmiah Fiqih Doa dan Dzikir yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. Hafidzahullah. Kajian ini disampaikan pada Senin, 6 Dzulhijjah 1446 H / 2 Juni 2025 M.

Kajian sebelumnya: Disyariatkannya Membaca Al-Fatihah dalam Shalat

Kajian Tentang Kandungan Umum Surah Al-Fatihah

Kita sedang mengkaji tema Fikih Doa dan Dzikir, dan pada serial ke-233 ini kita mengangkat tema “Kandungan Umum Surah Al-Fatihah”.

Tema ini dibahas karena pada pertemuan sebelumnya telah disampaikan bahwa membaca Surah Al-Fatihah dalam shalat adalah rukun, bagian terpenting dalam ibadah tersebut. Maka, ia harus mendapatkan perhatian khusus dan dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa kesalahan satu huruf saja dalam bacaan Al-Fatihah dapat membuat bacaan tersebut tidak sah. Sebagaimana disampaikan oleh Imam an-Nawawi Rahimahullah, bahkan jika tasydid tidak dibaca, itu berarti telah menghilangkan satu huruf, dan hal tersebut dapat membatalkan bacaan.

Oleh karena itu, penting untuk membaca Surah Al-Fatihah dengan baik dan benar.

Namun pada pertemuan kali ini, pembahasan tidak hanya berhenti pada bacaan yang benar, tetapi juga perlu memahami maknanya. Sebab, salah satu cara penting agar dapat khusyuk dalam shalat adalah dengan memahami apa yang dibaca, terutama karena Surah Al-Fatihah merupakan rukun shalat.

Mengapa Dinamakan Al-Fatihah?

Disebut Al-Fatihah (الفَاتِحَةُ) karena berarti “pembuka”. Yaitu pembuka isi Al-Qur’an. Sebagaimana sebuah pembuka, tentu letaknya di depan. Maka, ketika membuka mushaf, surah yang pertama kali dijumpai adalah Al-Fatihah.

Surah ini berfungsi layaknya muqaddimah, yaitu pendahuluan yang mengantarkan pembaca Al-Qur’an untuk memahami inti risalah yang terdapat dalam kitab suci tersebut.

Muqaddimah ini menjelaskan secara ringkas isi utama Al-Qur’an, yang kemudian akan dirinci dalam surah-surah berikutnya. Maka, siapa yang benar-benar memahami kandungan Surah Al-Fatihah, insyaAllah akan memahami inti dari keseluruhan Al-Qur’an.

Tidak heran jika Surah Al-Fatihah disebut sebagai surah yang paling agung dan istimewa di dalam Al-Qur’an.

Dua Pokok Pembahasan dalam Surah Al-Fatihah

Surah Al-Fatihah mengandung dua pokok pembahasan. Pertama, pengenalan tentang Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan kedua, penjelasan tentang kewajiban manusia kepada-Nya. Poin pertama dijelaskan pada ayat 1 sampai 4, sedangkan poin kedua terdapat dalam ayat 5 sampai 7.

Pertama, pengenalan tentang Allah

Empat ayat pertama dari Surah Al-Fatihah adalah pengenalan Allah kepada manusia, yaitu:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ‎﴿١﴾‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ‎﴿٢﴾‏ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ ‎﴿٣﴾‏ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ‎﴿٤﴾

“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan.” (QS. Al-Fatihah [1]: 1–4)

Pada ayat-ayat ini, Allah memperkenalkan diri-Nya melalui Asma’ul Husna, di antaranya: Allah, Ar-Rahman, Ar-Rahim, dan Ar-Rabb.

1. Nama ‘Allah’

Nama Allah menunjukkan bahwa Dia satu-satunya yang berhak disembah (المعبود بحق). Tidak ada sesembahan yang benar selain Allah. Pertanyaannya, mengapa hanya Allah yang berhak disembah? Karena Allah adalah رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ—Rabb semesta alam.

2. Ar-Rabb (الرَّبّ)

Ar-Rabb berarti Dzat yang menciptakan, memiliki, dan mengatur alam semesta. Tidak ada selain Allah yang mampu menciptakan, memiliki, dan mengatur segala sesuatu secara mutlak. Makhluk seperti manusia hanyalah ciptaan dan milik-Nya, serta tunduk pada aturan dan ketetapan-Nya.

Ketika seseorang meninggal dunia, kita mengucapkan: إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ Artinya: “Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali.” (QS. Al-Baqarah [2]: 156)

Ayat ini menunjukkan bahwa seluruh milik kita, termasuk diri kita sendiri, adalah titipan dari Allah. Maka jika Allah mengambilnya kembali, kita tidak boleh memprotes, marah, atau kecewa.

3. Ar-Rahan dan Ar-Rahim

Nama Ar-Rahman dan Ar-Rahim disebut dua kali dalam Surah Al-Fatihah, yaitu pada ayat pertama dan ketiga. Hal ini menunjukkan pentingnya dua nama tersebut sebagai pengantar pengenalan Allah kepada manusia.

Ar-Rahman berarti Maha Pengasih, yaitu kasih Allah yang meliputi seluruh makhluk-Nya. Ar-Rahim berarti Maha Penyayang, yaitu kasih sayang-Nya yang khusus untuk hamba-hamba yang taat dan beriman.

Semua manusia mendapat kasih (Ar-Rahman), namun tidak semua mendapat sayang (Ar-Rahim). Semua yang disayang pasti dikasihi, tapi tidak semua yang dikasihi pasti disayang.

Kita mendapatkan kasih sayang Allah dalam setiap detik kehidupan, bahkan saat menghadapi ujian seperti sakit, kesempitan rezeki, atau kehilangan orang yang dicintai. Semua itu tetap dalam rangkulan kasih sayang Allah.

Allah memberikan kita umur, kehidupan, udara untuk bernapas, makanan, minuman, pasangan hidup, dan berbagai fasilitas di dunia ini. Semua itu adalah bentuk kasih dari Ar-Rahman. Dan jika kita taat kepada Allah, kita akan mendapatkan pula cinta dan sayang dari Ar-Rahim.

Kedua, Kewajiban kepada Allah

Tiga ayat berikutnya menjelaskan kewajiban kita kepada Allah:

 إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ‎﴿٥﴾‏ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ‎﴿٦﴾‏ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ‎﴿٧﴾‏

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”
(QS. Al-Fatihah [1]: 5–7)

Tiga ayat ini menggambarkan penghambaan manusia kepada Allah, permohonan petunjuk kepada jalan yang lurus, serta permohonan agar tidak disesatkan seperti orang-orang yang dimurkai dan sesat.

Bagaimana penjelasan lengkapnya? Mari download mp3 kajian yang penuh manfaat ini.

Download mp3 Kajian

Mari turut membagikan link download kajian “Kandungan Umum Surah Al-Fatihah” ini ke jejaring sosial Facebook, Twitter atau yang lainnya. Semoga menjadi pembuka pintu kebaikan bagi kita semua. Jazakumullahu Khairan.

Dapatkan informasi dari Radio Rodja 756 AM, melalui :

Telegram: t.me/rodjaofficial
Facebook: facebook.com/radiorodja
Twitter: twitter.com/radiorodja
Instagram: instagram.com/radiorodja
Website: www.radiorodja.com

Dapatkan informasi dari Rodja TV, melalui :

Facebook: facebook.com/rodjatvofficial
Twitter: twitter.com/rodjatv
Instagram: instagram.com/rodjatv
Website: www.rodja.tv

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses