Telegram Rodja Official

Ancaman dari Buang Air di Jalan, di Tempat Berteduh, atau di Mata Air, hingga Ancaman dari Terkena Air Kencing di Pakaian dan yang Lainnya – Kitab Shahih Targhib wa Tarhib (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 6:10 pm

Terakhir diperbaharui: Jumat, 27 Shafar 1436 / 19 Desember 2014 pukul 2:55 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=6927

Kajian oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman kajian khusus Muslimah yang rutin diselenggarakan di Masjid Al-Barkah dan disiarkan secara live pada Selasa sore, 11 Syaban 1435 / 10 Juni 2014, pukul 16:30-17:30 WIB di Radio Rodja dan RodjaTV. Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Badrusalam, Lc. dengan pembahasan kitab Shahih Targhib wa Tarhib (صحيح الترغيب والترهيب). Pada pembahasan sebelumnya, pemateri menyampaikan pembahasan mengenai Bab Ancaman dari Mengklaim dan Mengaku Paling Berilmu serta Bab Ancaman dari Berjidal dan Debat Kusir, dan kali ini beliau akan melanjutakan ke bab berikutnya, yaitu dengan pembahasan “Ancaman dari Buang Air di Jalan, di Tempat Berteduh, atau di Mata Air, hingga Ancaman dari Terkena Air Kencing di Pakaian dan yang Lainnya“. Semoga bermanfaat.

Program Kajian Kitab Shahih At-Targhib wa At-Tarhib - Ustadz Badrusalam, Lc. di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:
PINDAH JAM TAYANG KE:

Kamis sore, 16:30-17:30 WIB

Baca Juga:  Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 881-883 - TPP: Agama Islam itu Mudah dan Khasiat Air Zam-zam (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)


Status program Kajian Kitab Shahih Targhib wa Tarhib: AKTIF

Silakan bagi kaum Muslimah yang ingin mengikuti kajian ini dapat hadir di: Masjid Jami' Al-Barkah, Jl.Pahlawan, Kp. Tengah, belakang Polsek Cileungsi, Cileungsi, Bogor

Kajian Kitab Hadits: Shahih Targhib wa Tarhib: Kitab Thaharah (كتاب الطهارة)

Ancaman dari Buang Air di Jalan, di Tempat Berteduh, atau di Mata Air, dan Anjuran untuk Tidak Menghadap Kiblat atau Membelakanginya ketika Buang Air (الترهيب من التخلي على طرق الناس أو ظلهم أو مواردهم والترغيب في الانحراف عن استقبال القبلة واستدبارها)

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اتقوا اللاعِنَيْن قالوا وما اللاعنان يا رسول الله؟ قال الذي يتخلى في طرق الناس أو في ظلهم

“Jauhi oleh kalian dua perkara yang dilaknat. Para sahabat bertanya: “Apa itu dua perkara yang dilaknat wahai Rasulullah?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Yaitu orang yang buang air di jalan-jalan atau di tempat berteduh.” (HR Muslim, Abu Dawud, dan yang selainnya)

Baca Juga:  Wasiat Rasulullah kepada Ibnu 'Abbas - (Ustadz Firanda Andirja, M.A.)

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اتقوا الملاعن الثلاث البراز في الموارد وقارعة الطريق والظل

“Jauhi oleh kalian tiga perkara yang mendatangkan laknat, yaitu buang air di mata air, di jalan-jalan dan di tempat berteduh.” (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Ancaman dari Buang Air di Mata Air, di Tempat Mandi (الترهيب من البول في الماء والمغتسل والجحر)

Dalil yang menerangkan hal tersebut, di antaranya:

عن جابر رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه نهى أن يبال في الماء الراكد

“Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwasanya beliau melarang untuk kencing di air yang mengalir.” (HR Muslim, Ibnu Majah, dan An-Nasai)

Ancaman dari Terkena Air Kencing di Pakaian dan yang Lainnya (الترهيب من إصابة البول الثوب وغيره وعدم الاستبراء منه)

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati dua kuburan, kemudian beliau berkata:

Baca Juga:  Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits ke-743 hingga ke-751 - TPP: "Meluruskan Shaf", "Larangan Berdusta meski kepada Anak Kecil", "Menyayangi Anak", "Tentang Qari'", dan "Akhlak yang Baik" (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

إنهما ليعذبان وما يعذبان في كبير بلى إنه كبير أما أحدهما فكان يمشي بالنميمة وأما الآخر فكان لا يستتر من بوله

“Sesungguhnya kedua kuburan ini sedang diadzab, dan keduanya tidaklah diadzab karena perkara yang dianggap besar, padahal itu besar. Adapun yang pertama, ia berjalan mengadu domba, adapun yang kedua, ia tidak berhati-hati dari air kencingnya.” (HR Al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan yang lainnya)

Dan sebagainya……

Dengarkan dan Download Kajian Kitab Hadits Shahih At-Targhib wa At-Tarhib: Ancaman dari Buang Air di Jalan, Tempat Berteduh, atau di Mata Air, hingga Ancaman dari Terkena Air Kencing di Pakaian dan yang Lainnya

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.